DPRDSU: Memuluskan Jalan Provinsi di Sumut Butuh Dana Rp4.590 T

- Selasa, 19 Mei 2015 10:57 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/05/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Medan (SIB)- Komisi D DPRD Sumut menegaskan, untuk memuluskan 3.048,50 Km jalan provinsi di Sumut untuk  3 tahun ke depan (TA 2015-2018), dibutuhkan anggaran Rp4.590 triliun lebih dengan asumsi setiap tahunnya dianggarkan sebesar Rp1.530 triliun. Diharapkan Dinas PU Bina Marga Sumut tidak “berleha-leha”, tapi harus mencari bantuan Loan maupun “menjolok” anggaran dari APBN.

Penegasan itu diungkapkan wakil ketua dan anggota Komisi D DPRD Sumut H Nezar Djoely ST dan Drs Baskami Gintings kepada wartawan, Senin (18/5) di DPRD Sumut menanggapi target Pemprovsu memuluskan jalan di Sumut pada kondisi mantap pada TA 2018 dengan anggaran yang begitu besar disaat kondisi keuangan Pemprovsu sedang morat-marit.

“Dinas PU Bina Marga Sumut harus ekstra keras merealisasikan target jalan propinsi dalam ststus mantap hingga tahun 2018. Jika hanya mengandalkan dana dari APBD Propinsi kemungkinan sulit terealisasi, sehingga Kadis Bina Marga perlu inovatif dengan mencari bantuan Loan maupun menjolok anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN,” tandas Nezar Djoely senada dengan  Baskami.

Seperti diketahui, tandas Baskami, panjang jalan propinsi di Sumut mencapai 3.048,50 Km dan saat ini dalam kondisi baik  1.190 Km, kondisi sedang 1.078,66 Km, rusak ringan  259,00 Km, serta rusak berat  520,75 Km. Dari sisi insfrastruktur ini sulit dikatakan  Sumut memiliki kemampuan daya saing dari daerah lain.

“Dari hasil temuan Komisi D di lapangan, kondisi rusak berat  520,75 Km terdiri dari 373,05 Km merupakan jalan tanpa perkerasan/jalan tanah dan 147,7 Km jalan dengan perkerasan lapisan aspal. Jadi presentase rusak berat    mencapai 17,08 persen atau dalam penilaian kondisi jalan tidak mantap di Sumut sebesar 25,58 persen. Dengan kata lain, kondisi jalan pada akhir 2014 sudah mencapai 74,42 persen mantap,” tandas Baskami.

Berkaitan dengan itu, Nezar dan Baskami mendesak Pemprovsu Cq Dinas Bina Marga Sumut dapat memadukan pembangunan dan pemeliharaan jalan dengan pembangunan dan pemeliharaan drainase dalam satu paket anggaran, agar kondisi jalan di daerah ini bisa mantap, tidak kalah dengan jalan-jalan di propinsi lain.

Selain itu, tandas Nezar, kondisi jalan rusak ringan dan rusak berat perlu menjadi perhatian serius Pemprovsu agar kondisi jalan mantap di Sumut dapat tercapai sesuai dengan target RPJMD 2013-2018 dan jalan mantap  propinsi 95 persen di akhir tahun 2018 dapat dinikmati masyarakat.

Baskami juga mengingatkan Pemprovsu  harus lebih memperhatikan pembangunan dan peningkatan jalan dengan rencana umur 10 tahun dan secara priodik, pasca konstruksi jalan dilakukan pelapisan ulang (overlay) dalam kurun waktu 3 – 5 tahun untuk mempertahankan target umur jalan yang direncanakan. (A03/ r)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Bupati Humbahas Rapat Bersama Ketua DEN, Bahas Pengembangan Pertanian Berbasis Artificial Intelligence

Medan Sekitarnya

THR Wajib Dibayarkan Maksimal H-7 Lebaran, Disnaker Sumut Buka Posko Pengaduan

Medan Sekitarnya

Bupati Ultimatum RS Patar Asih dan Hotel Thongs Inn Patuhi Semua Regulasi

Medan Sekitarnya

Kadis Kominfo Nisel Tegaskan Tidak Ada Larangan Kerjasama Antara Dinas dengan Media

Medan Sekitarnya

Aksi Damai Aliansi Umat Islam Kota Medan Bentang Terpal di Jalan Depan Kantor Wali Kota Medan

Medan Sekitarnya

Sejumlah Massa Umat Islam Pendukung SE Wali Kota Medan Mulai Berdatangan