Bocah 10 Tahun Tewas Ditabrak Kereta Api di Tembung

- Kamis, 21 Mei 2015 10:27 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/05/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Medan (SIB)- Seorang bocah laki-laki, Hilal Syafrizal (10) yang tinggal bersama orangtuanya di Jalan Beringin Gg Terong Pasar VII Tembung, Percut Sei Tuan, Selasa (19/5) malam tewas ditabrak kereta api tak jauh dari rumahnya.

Informasi yang dihimpun SIB di rumah duka, Rabu (20/5), sebelum peristiwa naas yang menimpa pelajar SD itu, Hilal baru selesai bermain. Hilal berjalan pulang ke rumahnya melewati rel KA yang tak memiliki palang pintu. Tiba-tiba, kereta api dari Medan menuju Bandara Kualanamu melintas dan langsung menabrak bocah tersebut.

Tubuh bocah itu terpental ke pinggir jalan dan tewas di tempat akibat cedera serius di kepalanya. "Warga sekitar langsung membawa korban dalam keadaan sudah tak bernyawa ke rumah sakit terdekat. Tak lama, keluarga bocah malang itu datang dan membawa jenazah ke rumah duka guna disemayamkan. Tadi pagi jenazah sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) tak jauh dari rumah orangtua korban," kata Marzuki, kerabat orangtua korban di rumah duka.

Dari amatan SIB, terlihat orangtua, keluarga dan warga tetangga sangat sedih ketika mengantar jenazah ke TPU guna dimakamkan. Keluarga masih tak percaya dengan kepergian bocah yang selama hidupnya sangat periang itu.

Kanit Lantas Polsek Percut Sei Tuan AKP Sawangin Manurung ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya malam itu sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Sudah dilakukan penyelidikan. Pihak keluarga tak menginginkan jenazah divisum ke Instalasi Jenazah RSU dr Pirngadi Medan. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka guna disemayamkan dan selanjutnya dimakamkan," ujarnya.

 Tabrakan di Jalan Asrama Helvetia

Diduga menerobos lampu merah, dua kendaraan tabrakan di Jalan Asrama/Pondok Kelapa  Medan Helvetia,Rabu (20/5) . Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut namun kedua supir melarikan diri .

Menurut keterangan diperoleh, sebelum kejadian  suasana jalan agak sepi. Kedua kendaraan yakni mobil cold diesel Center dan mobil Suzuki Carry datang melaju diduga kencang dan bermaksud hendak menerobos  lampu merah di perempatan jalan tersebut.

Namun saat  mobil Colt Disel yang membawa paket ekspres yang diduga melaju kencang dari jalan ringroad menuju Pondok Kelapa ditabrak  Suzuki Mega Carry yang datang dari arah Binjai menuju Jalan Sei Sikambing.

Akibatnya, kedua kendaraan itu mengalami rusak parah, Colt Diesel  terbalik sedangkan  Suzuki Carry mengalami rusak parah di bagian muka akibat benturan keras badan Colt diesel. 

Kanit  Lantas Polsek Helvetia, Iptu Julkifli kepada wartawan mengatakan pihaknya telah mengevakuasi kedua kenderaan tersebut . Sementara kedua supir melarikan diri meninggalkan  kedua kendaraannya  masing-masing .(A20/A13/q/w) 


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Hakim Minta Kejagung Proses Hukum Pemilik Wilmar, Musim Mas dan Permata Hijau Grup: Terdakwa Hanya Karyawan!

Medan Sekitarnya

Penerima Bantuan Pangan di Sumut Naik Jadi 1,7 Juta KPM, Kebutuhan Beras dan Minyak Goreng Melonjak

Medan Sekitarnya

Eks Bos Wilmar Terbukti Bersalah di Kasus Suap Hakim, Lolos dari Kasus TPPU

Medan Sekitarnya

Usut Kasus Suap di Bea Cukai, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Jatim-Jateng

Medan Sekitarnya

Jemaah Masjid Taqwa Muhammadiyah Aek Kanopan Timur Gelar Salat Gerhana Bulan

Medan Sekitarnya

Konflik AS–Israel vs Iran, Warga Ramai Cicil Emas di Pegadaian