Medan (SIB)- Menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), para penyuluh harus mampu menciptakan petani di Sumut berjiwa bisnis. Sehingga produk pertanian dan petani Sumut mampu bersaing dan memberikan kesejahteraan bagi para petani.
Demikian disampaikan Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Bakoorluh P2K) Provsu Ir Bonar Sirait MSi saat membuka rapat koordinasi penyuluh tingkat provinsi tahun 2015, Rabu (20/5) di Griya Hotel, Medan.
Bonar menghimbau para penyuluh agar mengangkat pertumbuhan ekonomi pedesaan melalui pembinaan kepada para petani atau kelompok tani di desa-desa tempat penyuluh melakukan pembinaan. Apalagi sumber daya alam yang ada di Sumut sangat memungkinkan menjadikan ekonomi para petani atau ekonomi pedesaan menjadi sejahtera, jika SDM (sumberdaya manusia) para petani terus dibina dengan baik.
“Misalnya, memberikan percontohan beternak lebah madu, ternak ikan, ayam, pertanian, perkebunan dan lainnya. Jika penyuluh mampu memberikan cara pengelolaannya dengan baik, dan dibarengi dengan jiwa bisnis tentu hal ini akan membuat perekonomian petani meningkat. Dengan begitu ekonomi pedesaan pun akan secara otomatis meningkat,†katanya.
Dia berharap, kedepan para peserta yang hadir dapat menumbuhkan dan pengembangkan kelembagaan ekonomi petani di Sumut. Secara umum acara ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan petani.
“Tentunya semuanya melalui pemberdayaan mengakses informasi, teknologi, modal dan sarana produksi guna pengembangan usaha pertanian yang berorientasi agribisnis dan kemitraan dengan pelaku usaha/sektor swasta. Sehingga mampu melahirkan pelaku utama yang berjiwa entrepreneur yang maju dan mandiri,†katanya.
Hadir dalam acara itu sekaligus sebagai narasumber Dr Ir Zahron MSc (mewakili Sekretaris BPESDM Pertanian Kementerian Pertanian), Ketua Komisi Penyuluh Provinsi Sumut Prof Dr Darma Bakti Lubis MSi, Sekretaris Dinas Pertanian Sumut Ir Ichroni Hasibuan, Muklis Yahya (mewakili Kepala STTP Medan) dan para peserta dari kabupaten/kota lainnya.(A14/ r)