Belawan (SIB)- Walaupun Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki wilayah laut tergolong luas serta memiliki potensi luar biasa untuk kemakmuran rakyat, namun hingga saat ini kehidupan nelayan Indonesia masih berbanding terbalik dengan nelayan negara lain yang kehidupannya telah maju.Hal tersebut dikatakan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Adi Supandi baru-baru ini dalam sambutannya pada acara Pencanangan Ketahanan Pangan dengan mengembangkan perikanan tambak terapung di Belawan baru-baru ini.Lebih lanjut Kasal mengatakan, jika berbicara tentang masyarakat pesisir atau nelayan di Indonesia selalu identik dengan perkampungan kumuh, miskin dan tertinggal/tidak maju."Berbanding terbalik dengan negara lain, nelayannya sudah maju," ujar Kasal.Keadaan tersebut sudah saatnya dirubah dan untuk mengarah kesana menurut Kasal dengan adanya terobosan yang dilakukan oleh tokoh nelayan asal Nias yakni Aseng selaku pembina nelayan yang saat ini mengembangkan perikanan tambak di Belawan dan Aceh dapat diikuti oleh tokoh nelayan lainnya sehingga nantinya diharapkan mampu mengangkat kehidupan nelayan di Medan agar lebih maju.Selain itu,agar masyarakat Indonesia memiliki tingkat kecerdasan setara dengan penduduk negara lain seperti Singapura dan Jepang yang telah menjadikan ikan merupakan salah satu kebutuhan pokok, tingkat mengkonsumsi ikan harus diperbanyak."Saat ini makan ikan kita masih relatif kecil, kita paling senang makan ikan asing yang proteinnya telah kering, ikan segar dijual atau diekspor," ujar Kasal.Pola tersebut menurut Kasal sudah perlu dirubah sebab dengan lebih sering mengkonsumsi ikan segar dapat menunjang perkembangan otak dan usia hidup juga cukup panjang.Sebelumnya, Kasal juga mengatakan, salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat pesisir/nelayan masih belum makmur karena potensi luar biasa laut Indonesia belum dikelola secara maksimal serta ikannya banyak yang dijarah oleh nelayan asing terbukti dengan banyaknya kapal penangkap ikan asing yang ditenggelamkan karena tertangkap melakukan pencurian di laut Indonesia. (A9/y)