Kebutuhan Dasar 1.810 Pengungsi Rohingya dan Bangladesh Masih Terpenuhi

* F-PKB DPR RI Salurkan Bantuan
- Sabtu, 30 Mei 2015 10:52 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/05/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Poldasu menyebutkan, kebutuhan dasar 1.810 pengungsi Rohingya serta Bangladesh di Aceh dan Medan masih terpenuhi. Hal itu disebutkan Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Helfi Assegaf berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Rabu (27/5).Dikatakan, penanganan pengungsi di Aceh dan Medan masih terus berlangsung. Penempatan pengungsi Rohingya dan Bangladesh terbagi atas 682 di Langsa, 328 di Aceh Utara, 409  di Aceh Timur, 48 di Aceh Tamiang, 247 di Lhokseumawe dan 96 di Medan. Disebutkan, dari 1.810 orang, 1.328 di antaranya pria sementara sisanya wanita dan anak-anak.Dijelaskan, Tim Reaksi Cepat masih mendampingi Kemensos dan BPBD dalam penanganan pengungsi, termasuk untuk mencukupi kebutuhan dasar pengungsi. Selain dari Kemensos dan BNPB, bantuan dari BPBD, Dinas Sosial, IOM, Pemda, Imigrasi, NGO dan masyarakat dinyatakan masih mencukupi. Berdasarkan data, stok logistik di pos pengungsian mencukupi hingga 7-15 hari ke depan."Kebutuhan MCK dan air bersih pengungsi sudah terpenuhi. Sejak Senin (25/5), telah dipasang WC knock down, hidran umum dan tangki air dari Kemen PU Pera untuk 4 pos pengungsian," ujarnya.Dijelaskan, pelayanan kesehatan dilakukan 24 jam di semua lokasi pengungsi, dengan petugas jaga bergantian antar Puskesmas yang terlibat. Setiap pos pengungsian disediakan rujukan ke rumah sakit daerah. Selain stok obat dianggap masih aman, sampai saat ini seluruh pengungsi belum divaksinasi."Masih diperlukan tenda pengungsi di beberapa tempat. Berdasarkan data yang diterima, diperlukan 8 tenda pada pos pengungsi di Aceh Utara, 21 tenda di Kota Langsa, 11 tenda di Aceh Timur, dan 100 tenda keluarga," jelasnya.SALURKAN BANTUANFraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR-RI menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap pertama ke pengungsi Rohingya, Myanmar, di Aceh dan Sumatera Utara.Bantuan diberangkatkan menuju Kuala Langsa, Aceh Timur dari kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sumut, Jalan Menteng VIII Medan, Kamis (28/5) malam.Penyaluran bantuan dipimpin Anggota DPR RI daerah pemilihan Sumut II Drs H Marwan Dasopang bersama anggota F-PKB DPR Siti Masrifah, staf F-PKB Rifki, Amrizal dari DPW PKB Aceh dan Ketua DPW PKB Sumut Drs Ance Selian.Marwan Dasopang kepada wartawan sesaat sebelum berangkat menuju Aceh Timur, Kamis (28/5) malam mengatakan, bantuan yang diserahkan kepada pengungsi Rohingya berupa kain sarung, perlengkapan alat salat, obat-obatan, makanan cepat saji, air mineral, pisau cukur, pembalut wanita, perlengkapan mandi seperti sabun, sikat gigi dan odol. Juga ada sandal jepit dan kebutuhan sehari-hari lainnya.“Bantuan bernilai Rp120 juta ini diperoleh dari para anggota Fraksi PKB DPR RI. Bantuan sebelumnya dilepas Ketua F-PKB Achmad Helmy Faishal Zaini di Gedung DPR, Selasa lalu,” kata Marwan.Bantuan ini, tambah Marwan, merupakan bantuan kemanusiaan. Karena PKB merasa terenyuh membaca berita tentang kisah pengungsi Rohingya yang sempat terombang ambing 48 jam di tengah laut sebelum diselamatkan oleh para nelayan Aceh.F-PKB, katanya, tak berbicara apakah pengungsi ini menyusahkan atau menguntungkan bagi Indonesia. F-PKB hanya murni melihat sisi kemanusiaannya. “PKB ingin mengajarkan kepada dunia beginilah menangani masalah kemanusiaan, tanpa melihat etnik, suku, bangsa dan agamanya,” kata Ketua DPP PKB ini.F-PKB DPR punya sikap, sepanjang pemerintah Myanmar belum punya komitmen yang jelas menyelesaikan etnis Rohingya ini, Indonesia harus mengurusi pengungsi ini dengan baik.“Di sini kepemimpinan Indonesia dalam komunitas ASEAN diuji dengan mendesak pemimpin Myanmar agar menjamin keamanan, penghidupan dan kebebasan beragama bagi etnis Rohingya. Kalau ada jaminan dari Myanmar, baru Indonesia mengembalikan pengungsi Rohingya dengan baik,” tutur mantan Ketua DPW PKB Sumut ini.Dalam kesempatan itu, anggota F-PKB DPR Siti Masrifah menyatakan, kemanusiaan tidak mengenal batas. “Kemanusiaan menembus segala batas, baik etnik, suku, bangsa maupun agama,” tandasnya.Sedangkan Ketua DPW PKB Sumut Ance Selian mengatakan, selain ke pengungsi di Kuala Langsa Aceh Timur, PKB juga menyalurkan bantuan ke pengungsi Rohingya dan Bangladesh yang ditempatkan di Hotel Beraspatih, Jalan Jamin Ginting Medan. (A19/R10/r/q)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Hakim Minta Kejagung Proses Hukum Pemilik Wilmar, Musim Mas dan Permata Hijau Grup: Terdakwa Hanya Karyawan!

Medan Sekitarnya

Penerima Bantuan Pangan di Sumut Naik Jadi 1,7 Juta KPM, Kebutuhan Beras dan Minyak Goreng Melonjak

Medan Sekitarnya

Eks Bos Wilmar Terbukti Bersalah di Kasus Suap Hakim, Lolos dari Kasus TPPU

Medan Sekitarnya

Usut Kasus Suap di Bea Cukai, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Jatim-Jateng

Medan Sekitarnya

Jemaah Masjid Taqwa Muhammadiyah Aek Kanopan Timur Gelar Salat Gerhana Bulan

Medan Sekitarnya

Konflik AS–Israel vs Iran, Warga Ramai Cicil Emas di Pegadaian