Belawan (SIB)- Puluhan rumah warga kembali diterjang angin puting beliung. Kali ini berlokasi di Komplek Perumahan KPUM di kawasan Blok 19, 20, 21 dan 39 Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan rusak parah dan ringan setelah diterjang angin puting beliung, Minggu siang (31/5). Namun, tidak ada korban jiwa manusia maupun yang mengalami luka parah.Salah seorang warga, Ateng yang ditanyai wartawan di lokasi kejadian mengatakan, terjangan angin puting beliung berawal ketika awan hitam menyelimuti kawasan Medan Marelan sekitarnya. Sekira pukul 10.30 WIB angin bertiup kencang dan berputar-putar serta menerbangkan batang pohon dan sampah plastik ke udara.Kemudian terdengar kabar banyak rumah warga mengalami kerusakan berupa atap atau seng bahkan berikut rabungnya diterbangkan angin puting beliung. Bahkan satu rumah semi permanen dihuni keluarga J Lubis rubuh dihantam angin puting beliung yang berlangsung kurang lebih sekitar 5 menit kemudian diikuti guyuran hujan deras disertai halilintar. "Jumlah pasti belum diketahui ada puluhan yang rusak parah umumnya sengnya terbang, korban jiwa tidak ada," ujar Ateng kepada wartawan.Terkait kejadian tersebut warga telah mendirikan Posko di sekitar lokasi kejadian dan sebagian warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan setelah hujan reda tampak mulai melakukan pembenahan.Sementara di lokasi terpisah, akibat hujan deras badan Jalan Titi Pahlawan puluhan rumah penduduk di kawasan Jalan Asam Medan Labuhan sekitarnya kembali tergenang air.Kondisi tersebut terjadi karena drainase yang tidak berfungsi semestinya sehingga tidak mampu menampung air hujan. Walaupun kawasan tersebut kerap menjadi langganan genangan air hujan tetapi hingga saat ini pembenahan drainase tidak kunjung dilakukan oleh pihak instansi terkait maupun warga. (A9/q)