Medan (SIB)- Pihak Organda Medan dan Kesatuan Pemilik dan Supir Angkutan Umum (Kesper) Sumut mengharapkan Wali Kota Medan periode mendatang sosok yang peduli terhadap kepentingan dunia usaha angkutan umum.
"Jangan seperti yang sekarang, nyaris tidak pernah serius memperhatikan kepentingan masyarakat penggiat angkutan umum. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya infrastruktur jalan yang menjadi trayek layanan angkutan penumpang umum di Kota Medan tetap dibiarkan rusak parah, semrawutnya arus lalu lintas hingga mengakibatkan terjadinya kemacetan, bebasnya beroperasi terminal liar di inti kota dan lain sebagainya," kata Ketua DPC Organda Medan, Drs Mont Gomery Munthe dan Sekretaris Keseper Sumut, Jaya Sinaga, kepada SIB di Medan, kemarin (2/5).
Selain itu, Gomery dan Jaya Sinaga juga sangat mengharapkan figur Wali Kota Medan mendatang berasal dari keluarga yang harmonis, agar bisa menjadi panutan bagi para supir angkutan umum dalam kehidupan sehari-hari.
Dijelaskan mereka, kalau pimpinan pemerintahan di Kota Medan mau serius memperhatikan nasib ribuan KK warganya yang menggeluti usaha angkutan penumpang umum, yang namanya jalan rusak, kemacetan, terminal liar, tidak lagi separah sekarang. Sebab, sudah berulangkali Organda Medan dan Kesper Sumut menyuarakan masalah itu, termasuk melalui aksi unjuk rasa, namun tidak pernah mendapat tanggapan serius.
"Akibatnya, menjadi pemilik atau supir angkutan penumpang umum di Kota Medan, saat ini tidak bisa lagi menjadi suatu jaminan untuk meraih hidup layak di Kota Medan, karena pendapatan yang terbatas.Beda dengan dulu, kalau seorang menekuni profesi supir apalagi merangkap sebagai pemilik angkutan kota, dia sudah pasti dapat menyejahterakan keluarganya, bahkan menyekolahkan anak-anaknya sampai tamat perguruan tinggi," kata keduanya.(R21/ r)