Medan (SIB)- Plt Gubsu HT Erry Nuradi memberangkatkan para petani, penyuluh dan kepala desa/lurah teladan untuk mewakili Provinsi Sumatera Utara di tingkat nasional di Kantor Gubsu, Rabu (12/8). Para teladan ini mengikuti rangkaian pemberian penghargaan tingkat nasional di Jakarta dan peringatan HUT Proklamasi RI yang berlangsung 14-18 Agustus.Plt Gubsu berpesan agar para teladan dapat menjaga nama baik Sumut dan berbuat yang terbaik bagi Sumut. "Ini akan menjadi catatan hidup dan kebanggaan bagi saudara. Selamat, dan jaga nama baik Sumatera Utara," katanya.Dia meminta agar ke depannya dibentuk forum bakti para teladan yang setiap tahun terpilih mewakili Sumut sebagai wahana melatih para teladan agar bisa saling berbagi informasi serta belajar dari pengalaman terbaik. "Saya minta dibentuk forum para teladan sehingga ada pertemuan rutin untuk brainstorming berbagai perkembangan terbaru seperti teknologi, peraturan dan lain sebagainya," katanya.Selain kepada penyuluh dan petani, Erry juga berpesan agar para kepala desa dan camat terbaik dapat menjadi pionir dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, di antaranya menerapkan standarisasi dalam pelayanan di tingkat desa, kelurahan dan kecamatan. "Kita semua harus berubah dan teladanlah yang harus meletakkan tonggak perubahan," imbuhnya.Dalam kesempatan tersebut hadir 38 penyuluh terbaik tingkat provinsi dan nasional yang seluruhnya mendapat hadiah masing-masing satu unit laptop yang diserahkan oleh Plt Gubsu. Sedangkan para pemenang wakil Sumut ke Jakarta terdiri atas 11 orang.Sementara itu Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan, Perikanan dan Kehutanan (Bakorluh) Bonar Sirait menjelaskan bahwa pemenang petani, penyuluh maupun kelompok tani yang menjadi wakil Sumut hasil dari penilaian yang dilaksanakan oleh Tim Penilai Pusat dan Provinsi dengan mengacu pada pedoman penialaian dari Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Pertanian serta Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Tujuannya adalah meningkatkan kinerja dan motivasi para pemangku penyelenggara penyuluh di daerah sehingga dapat memberikan dukungan yang konkrit terhadap keberhasilan upaya khusus swasembada padi, jagung dan kedele (Upsus Pajale). Sebagaimana diketahui pemerintah telah menetapkan bahwa dalam tahun 2015-2017 Indonesia harus mencapai swasembada pangan melalui Upsus Pajale. (A14/f)