Medan (SIB)- Setelah pencarian selama lima hari, jasad seorang ibu yang hanyut di parit besar (drainase) yang berada di Jalan Setia Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, saat banjir melanda Medan, akhirnya ditemukan, Kamis (13/8) sekira pukul 09.00 WIB. Sebelumnya, Rabu (12/8), Tim Gabungan dibantu oleh masyarakat juga telah mendapatkan jasad si anak yang ikut dalam musibah banjir tersebut.Menurut data yang diperoleh, jasad korban Marni Rolina Boru Hutauruk (36) ditemukan di aliran Sungai Bedera Desa Kelumpang Kebun Dusun 20 Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang sekira pukul 09.00 WIB. Korban yang memakai kaos warna hijau dan celana warna hitam itu ditemukan sudah dalam kondisi membusuk."Benar sudah ditemukan, di Kawasan Hamparan Perak," kata Kapolsek Medan Helvetia Kompol Roni Bonic, Kamis (13/8). Jasad korban ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan dan kemudian diteruskan kepada Tim Gabungan. "Bekerjasama dengan masyarakat hingga akhirnya menemukan jasad korban," tegas Kapolsek.Kemudian kata Roni Tim Gabungan mengevakuasi jasad Marni Rolina Boru Hutauruk (36) ke Rumah Sakit Bhayangkari Poldasu. "Sudah dibawa ke rumah sakit dan telah diserahkan kepada pihak keluarga," pungkasnya.Ketika disambangi di rumah duka yang berada di Jalan Medan-Binjai Km 7,8/ Jalan Mushola Gang Sekata Sunggal Deli Serdang, sejumlah saudara dan kerabat korban telah menunggu kedatangan jenazah dari rumah sakit. Sekitar pukul 14.10 WIB, jenazah tiba di rumah duka diantar ambulance Rumah Sakit Bhayangkara Poldasu.M Silaen, yang merupakan mertua Marni Rolina Boru Hutauruk yang sempat diwawancarai SIB mengaku rencananya jenazah akan dikebumikan di samping kuburan Rafael Silaen (5). "Kalau rencana keluarga akan dikebumikan besok di Pemakaman Jalan Pasar 3 Medan-Binjai, tapi masih kita rundingkan lagi karena sebagian keluarga ada yang bilang dikubur Kamis sore,"katanya.Tampak, setelah jenazah yang sudah di dalam peti tiba di rumah duka, sejumlah keluarga dan kerabat pun langsung histeris. Sejumlah warga sekitar pun berdatangan untuk melayat.Sebelumnya pada Rabu (12/3) sekira pukul 13.00 WIB, jasad Rafael Silaen yang merupakan putra dari Marni Rolina Boru Hutauruk yang juga hanyut di parit besar (drainase) yang berada di Jalan Setia Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, saat banjir melanda Kota Medan telah ditemukan di aliran Sungai Bagan Deli, Danau Siombak Deli Serdang, Rabu (12/8) sekira pukul 13.00 WIB.Ardian Ditemukan TewasSetelah dinyatakan hilang selama dua hari, Ardian Rukmana (25) warga Lingkungan 6 Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli, Kamis (13/8) ditemukan tewas di pinggiran Sungai Deli Lingkungan 4 Kelurahan Titipapan Medan Deli.Keterangan yang dihimpun wartawan dari sejumlah warga di lokasi kejadian diantaranya Rachmansyah mengatakan, korban dinyatakan hilang ketika Selasa (11/8) lalu Ardian bersama 2 orang warga bermaksud mengambil bambu yang berada di pinggiran Sungai Deli tidak jauh dari kediaman mereka untuk perlengkapan perayaan HUT ke 70 Kemerdekaan RI.Diduga karena kondisi areal tanggul sungai licin, Ardian terpeleset kemudian tenggelam terbawa arus.Selanjutnya setelah dilakukan pencarian selama dua hari jasad korban ditemukan di pinggiran Sungai Deli Lingkungan 4 Kelurahan Titipapan Medan Deli.Jenazah korban telah dikebumikan oleh pihak keluarga pada Kamis siang. (Dik-SPS/A9/y)