Medan (SIB)- Forum Konferensi Danau Toba (FKDT) akan menggelar seminar sehari, Sabtu (15/8) di Hotel Sere Nauli Laguboti. Seminar yang menghadirkan 5 pembicara kondang di tingkat nasional dan Sumut itu dikemas dalam bentuk dialog interaktif ini rencananya mengundang perwakilan dari 7 kabupaten di sekitar kawasan Danau Toba."Seminar ditarget dihadiri 1000 orang dan akan menghadirkan pembicara antara lain Prof Ir Houtman P Siregar MSi PhD, Prof Dr Robert Sibarani MS , Prof Dr Ir Albiner Siagian MSi, anggota DPRDSU Effendi Panjaitan SE dan Pdt Binsar A Hutabarat MTh," ujar ketua panitia kegiatan Ir Rufinus Nainggolan MT, kepada wartawan SIB baru-baru ini di Medan.Latar belakang diselenggarakannya seminar ini menurut Rufinus adalah kondisi daerah sekitar Danau Toba yang masih memprihatinkan dan tertinggal dalam pembangunan. Selain itu berkaitan dengan Pilkada serentak bulan Desember mendatang, diperlukan pemikiran-pemikiran yang revolusioner, jujur dan bermartabat dari seorang kepala daerah demi kemajuan daerahnya. "Untuk itu kita menganggap perlu seminar ini agar pemimpin nantinya bisa lebih peduli kepada peningkatan pembangunan di kawasan Danau Toba baik infrastrukur fisik maupun infrastruktur sosial," paparnya.Menurut Rufinus, juga nantinya melalui dialog akan ditampung masukan -masukan dari komponen masyarakat sehingga masukan tersebut akan menjadi sebuah komitmen bersama dan rekomendasi agar bisa dilaksanakan oleh kepala daerah terpilih. Sehingga sosok pemimpin nantinya akan memiliki komitmen untuk mau meningkatkan pembangunan di kawasan Danau Toba untuk kesejahtraan masyarakat luas.Sementara itu Ir Herbert Simanjuntak selaku bendahara panitia mengharapkan seminar itu bisa mencerahkan dan membuka pikiran masyarakat tentang manfaat dan keuntungan jangka menengah dan jangka panjang dari pentingnya memilih kepala daerah yang berkualitas dan mau memajukan Kawasan Danau Toba melalui Pilkada serentak mendatang.Dia mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi Pilkada supaya berlangsung jujur, adil dan bersih. Sehingga bisa terpilih pemimpin yang bisa berpihak kepada masyarakat dan lingkungan. Mau membina masyarakat untuk membangun daerahnya agar lebih maju melalui kesadaran sendiri. "Kita ingin visi dan misi untuk memilih pemimpin yang berorientasi pada peningkatan kepedulian akan kawasan Danau Toba untuk kesejahtraan masyarakat sekitar," ujarnya.Ketujuh kabupaten yang dilibatkan, Kabupaten Taput, Kabupaten Tobasa, Humbahas, Karo, Dairi, Kabupaten Samosir dan Simalungun. (DIK-DH/ r)