Indeks Demokrasi Sumut Kategori Sedang, Terendah Keenam Secara Nasional

- Sabtu, 15 Agustus 2015 10:06 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/08/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan(SIB)- Tahun 2014 Indeks Demokrasi  Indonesia (IDI)  Sumatera Utara sebesar 68,02 poin, kategori sedang, namun tercatat  terendah keenam secara nasional setelah Maluku Utara (5),  Papua Barat (4), Sumatera Barat (3), Nusa Tenggara Barat  (2) dan paling rendah Papua. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara  Wien Koesdiatmono didampingi Kabid Statistik Sosial Ramlan  kepada wartawan di kantornya Jalan Asrama Helvetia Medan, Kamis  (13/8). Ia mengatakan, rendahnya indeks  demokrasi di Sumut karena beberapa indikator seperti  ancaman/penggunaan kekerasan oleh aparat pemerintah yang  menghambat kebebasan berpendapat turun dari 83,33 poin  (2013) menjadi 66,67 poin tahun 2014. Persentase perempuan terpilih terhadap total  anggota DPRD Propinsi juga turun dari 56,67 poin (2013)  jadi 43,33 poin (2014). Indikator inipun sebenarnya tahun  lalu sudah tergolong buruk karena penilaian di bawah 80  baik, 60-80 sedang dan dibawah 60 buruk. Selain itu juga  Perda yang merupakan inisiatif DPRD tahun 2014 juga masih  sangat rendah, tergolong buruk yakni 42,56 poin meskipun  sebenarnya sudah meningkat dibanding tahun 2013 sebesar  15,38 poin. Kemudian,rekomendasi DPRD kepada eksekutif hanya 10,71  poin tahun 2014, rendah sekali dibanding tahun 2013 sebesar  14,29  poin.Keputusan hakim yang kontroversial,kata Wien juga turun dari  100 poin tahun 2013 menjadi 25 poin tahun 2014. "Beberapa indikator itu yang menjadikan Indeks  Demokrasi di Sumut masih rendah secara nasional atau  berada di urutan terendah," sebut  Ramlan.Ia menyebutkan indeks demokrasi di Sumut 68,02  poin itu memang naik 9,22 poin dibanding tahun 2013  sebesar 58,80 poin. "Meski keenam terendah nasional, namun  indeks demokrasi di Sumut sudah kategori sedang. Berarti  ada peningkatan dibanding tahun lalu kategori buruk,"  jelas Ramlan.Tingkat demokrasi di Sumatera Utara, tambahnya,  berdasarkan penghitungan indeks sejak tahun 2009 hingga  2014 yang sedikit cenderung untuk menaik. Hal ini menunjukkan IDI  sebagai sebuah alat untuk mengukur perkembagan demokrasi  yang khas Indonesia, memang dirancang untuk sensitif  terhadap naik turunnya kondisi demokrasi,karena IDI disusun berdasarkan evidence based(kejadian)  sehingga potret yang dihasilkan IDI  merupakan refleksi realitas yang terjadi.Menurutnya, kenaikan angka indeks dipengaruhi  perubahan tiga aspek demokrasi yang diukur yakni kebebasan  sipil (civil liberty) naik 6,21 poin dari 73,65 pada 2013  menjadi 79,86 poin pada tahun 2014.Hak-hak politik  (Political Rights) mengalami kenaikan tertinggi sebesar  12,47 poin dari 49,50 tahun 2013 menjadi 61,97 pada tahun  2014 dan Lembaga Demokrasi (Institution of Democracy) naik  sebesar 7,85 poin dari 54,90 pada tahun 2013 menjadi 62,75  pada 2014.Dipaparkan bahwa secara metodologis  dalam pengumpulan data  digunakan empat sumber data berupa  review surat kabar lokal, review dokumen (Perda, Pergub  dan sebagainya), Focus Group Discussion (FGD) dan  wawancana mendalam (indepth interview).Hasil IDI Sumut ini akan diserahkan ke Pemda dan  wisata terkait lainnya agar dapat dijadikan solusi terbaik untuk  menjadikan demokrasi di Sumut lebih baik lagi. (A2/k)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Hakim Minta Kejagung Proses Hukum Pemilik Wilmar, Musim Mas dan Permata Hijau Grup: Terdakwa Hanya Karyawan!

Medan Sekitarnya

Penerima Bantuan Pangan di Sumut Naik Jadi 1,7 Juta KPM, Kebutuhan Beras dan Minyak Goreng Melonjak

Medan Sekitarnya

Eks Bos Wilmar Terbukti Bersalah di Kasus Suap Hakim, Lolos dari Kasus TPPU

Medan Sekitarnya

Usut Kasus Suap di Bea Cukai, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Jatim-Jateng

Medan Sekitarnya

Jemaah Masjid Taqwa Muhammadiyah Aek Kanopan Timur Gelar Salat Gerhana Bulan

Medan Sekitarnya

Konflik AS–Israel vs Iran, Warga Ramai Cicil Emas di Pegadaian