Belawan (SIB)- Diduga karena mengalami kerusakan setelah ditinggal pergi oleh para ABKnya sebuah kapal kargo, KM LB 5, Minggu sore (16/8) tenggelam di kawasan Perairan Sungai Nonang atau tidak jauh dari dermaga PLTU Sicanang Belawan.Keterangan dihimpun wartawan dari berbagai sumber di lapangan menyebutkan, sebelum dikabarkan, KM LB 5 yang disebut-sebut tanpa muatan itu telah lego jangkar di sekitar perairan Sungai Nonang kurang lebih 3 bulan.Informasi lain yang diperoleh wartawan menyebutkan, selama ini kapal kargo yang sedang lego jangkar itu dijaga dan dirawat secara rutin oleh sejumlah awaknya secara bergantian. Namun dalam beberapa pekan terakhir para ABK KM LB 5 kabur atau meninggalkan kapal tersebut karena disebut-sebut mereka tidak lagi mendapat upah atau gaji dari pihak pengelola. Akibatnya kapal mengalami kerusakan fatal pada bagian pompa air sehingga air laut memasuki kapal dan akhirnya tenggelam.Ka Humas Kantor Syahbandar Pelabuhan Utama Belawan, Munasir yang dikonfirmasi SIB Senin (17/8) melalui telepon selulernya membenarkan tenggelamnya kapal kargo, KM LB 5. "Kemarin sudah dilakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan benar tenggelam," jelas Munasir.Namun pihaknya belum dapa memastikan penyebab pasti tenggelamnya kapal tersebut. Ia juga mengatakan, tenggelamnya kapal kargo itu tidak berpengaruh terhadap pelayaran atau arus keluar masuk kapal lain ke Pelabuhan Belawan karena lokasi jauh dari alur kapal dan tidak ada ditemukan korban jiwa manusia. (A9/k)