Sergai(SIB)- Fraksi – fraksi di DPRD Serdangbedagai (Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Farksi Hanura dan Fraksi PDIP) dalam pemandangan umumnya pada sidang paripurna pembahasan Ranperda Perubahan Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (P-APBD) Sergai tahun 2015 yang mengalami pertambahan pendapatan sebesar Rp 115 miliar lebih diarahkan (dialokasikan) secara maksimal untuk membangun infrastruktur jalan dan irigasi.Pada sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sergai Hasbullah Hadi Damanik,SE dan Riadi yang dihadiri Plh Bupati Sergai serta para pimpinan SKPD serta unsur Muspida, Drs Sayutinur,Mpd yang membacakan kesimpulan pandangan umum Fraksi PAN mengatakan, rancangan penjabaran P-APBD 2015 agar dibahas secara itensif di badan anggaran DPRD dan tim anggaran pemerintah sehingga diperoleh hasil maksimal untuk kepentingan masyarakat.Selain itu Fraksi PAN meminta alokasi anggaran untuk kelancaran Pilkada Sergai 2015 dihitung secara cermat dengan prinsip efektif, efisien dan berbasis kebutuhan. Juga meminta agar kenaikan belanja di 17 kecamatan yang kegiatannya hanya serimonial untuk dievaluasi bahkan tidak disetujui jika belanja tersebut tidak ada kaitannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Juru bicara Fraksi Golkar, Karmadi dan juru bicara Fraksi Hanura, Supriadi mendesak pemerintah mengevaluasi SKPD –SKPD yang penyerapan anggarannya rendah termasuk mengkaji ulang kenaikan anggaran desa yang mencapai 200 persen serta belum tercapainya program Dinas pendidikan adalah wajib belajar 12 tahun.Sementara Fraksi PDIP yang disampaikan juru bicaranya, Togar Situmorang secara khusus menyoroti masalah duta Sergai ke Paskibra Sumut yang tidak difasilitasi Pemkab.â€Ini amat memalukan dan perlu diberikan peringatan keras pada SKPD –nya.Apalagi masalah ini diberitakan media terbesar di Sumut.†paparnya.Juru bicara fraksi PPP, Usman Sitorus mendesak pemerintah agar jajarannya bekerja keras meningkatkan PAD yang selama ini kenaikannya Cuma kecil.Selain itu, SKPD Dinas Pendidikan pengguna anggaran terbesar perlu dievaluasi untuk tidak menghamburkan anggaran pada kegiatan yang tidak penting.Selain itu, ucap Ustor, menghadapi Pilkada Serdangbedagai diminta segenap jajaran PNS untuk menjaga netralitasnya.Jangan sampai tergadai status dan jabatan hanya untuk calon tertentu.Pilkada Sergai harus berlangsung aman, sejuk, santun dan demokratis.Demikian pula dengan rencana Pilkades serentak perlu dikaji ulang tentang pelaksana tugas kepala desa yang sudah dilantik apakah sudah sesuai ketentuan. Sementara gaji pegawai-pegawai honor perlu disesuaikan minimal setara dengan honor UMK, ujar politisi PPP itu.Sebelumnya, dalam nota pengantar Ranperda P-APBD Sergai tahun 2015 yang diajukan Plh Bupati dirinci bahwa perubahan pendapatan daerah APBD 2015 menjadi Rp 1.283.762.591.737 atau mengalami kenaikan sebesar Rp 115.303.203.569 dari anggaran semula (APBD induk) Rp 1.168.459.388.168.Sementara perubahan belanja daerah mengalami kenaikan menjadi Rp 1.367.034.041.867 dari anggaran sebelumnya Rp 1.166.459.388.168 atau naik sebesar Rp 200.574.653.699.Kenaikan belanja daerah tersebut sebagian besar dari SILPA tahun anggaran 2014, dari dana alokasi khusus (DAK), dari dana bagi hasil pajak dari Propinsi serta dana penyesuaian otonomi khusus. (A30/k)