Rayakan HUT ke-70 RI, GKPI Sampali Gelar Penyuluhan Kesehatan dan Perlombaan

- Kamis, 20 Agustus 2015 13:28 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/08/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Merayakan HUT ke 70 Republik Indonesia, Gereja GKPI Sampali mengadakan Pelayanan Penyuluhan Kesehatan dan perlombaan antar Wyik dan jemaat. Kegiatan itu diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan rasa cinta kepada bangsa dan menghargai jasa dan pengorbanan para pejuang kemerdekaan yang rela berkorban dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah (Proklamasi 17 Agustus 1945).Penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan Minggu (16/8) di gedung Sekolah Minggu diikuti warga jemaat dan pelajar Sidi, mengambil topik "Sakit Ginjal dan Kanker". Nara Sumber Rizki Ramadhan dari Yayasan Peduli Ginjal dan Kanker Indonesia Cab Medan. Penyuluhan dipandu langsung dan dibuka Gr Jemaat St Drs Natal Manullang yang dalam sambutannya mengatakan,  berbagai persoalan kesehatan dan kerohanian saat ini dihadapi jemaat dalam kehidupannya. Gereja perlu hadir membantu pemerintah dalam pelayanan kesehatan jemaat, sebab kesehatan rohani juga membutuhkan kesehatan jasmani (tubuh) sebagaimana peribahasa, "Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat".Rizki menjelaskan soal penyakit ginjal dan kanker, penyebab, gejala, antisipasi dan upaya pengobatannya baik secara medis maupun dengan herbal. Pentingnya menjaga kesehatan juga diuraikan oleh dr Hendrika A br Silitonga MKes (Ketua seksi Kesehatan Jemaat).Pada Senin (17/8) pukul 13.00 s/d 18.30 Wib, diadakan Ibadah singkat dipimpin Gr Jemaat. Dengan mengutip 1 Kor.6:20; Natal Manullang mengatakan, kemerdekaan RI yang diproklamirkan 17 Agustus 1945, lepas dari perbudakan penjajah merupakan rahmat dan anugerah Tuhan. “Kita sebagai umat Tuhan, bahwa oleh Kasih dan anugerah Tuhan di dalam Yesus Kristus, kita dilepaskan dari perbudakan dosa, hawa nafsu, keinginan daging, sehingga kita beroleh keselamatan dari kematian sebagai upah dosa. Karena itu, selaku orang yang telah dibebaskan dan merdeka dari penjajah dan dari perbudakan dosa, marilah kita mengisi dan menggunakan tubuh dan kehidupan kita selalu berbuahkan pujian dan kemuliaan bagi nama Tuhan sebagai wujud dan tanda orang yang telah beroleh keselamatan, ujar Gr Jemaat Natal Manullang.Ketua Panitia AL br Sihombing AMKeb (Klinik Sampali) dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada warga jemaat yang mendukung kegiatan, baik moril maupun materil, terutama kepada PT. Jasa Harapan Barat Medan.Semua perlombaan berjalan penuh sukacita dan penuh keceriaan. Adapun panitia perlombaan itu Penasehat: PHJ GKPI Sampali. Penanggungjawab: Ny A Sihombing S br Sianturi (Ketua Seksi Perempuan), Ketua: Ny AKP DP Sinaga AL br Sihombing, Sekretaris: Ny S Tobing E br Simamora, Bendahara: Ny R Sitanggang O br Marbun.Para pemenang perlombaan  diberikan  hadiah dari berbagai kebutuhan rumah tangga, sbb: Pemenang Lomba Beregu antar Wyik : Bisik Berantai Ayat/Firman Tuhan : Juara 1,2,3 dan harapan 1,2: Wyik-I, III, I, II, dan IV. Menampung air dengan tangan: Wyik-II, III, IV, I, dan V. Memindahkan karet secara estafet dengan pifet di mulut: Wyik-II, I, IV, III, V. Lomba joget balon: Wyik-III, I, V, II, I, dan V. Lomba makan kerupuk: Ny Sitanggang br Marbun, L br Panjaitan, Ny Panggabean br Butar-Butar, Ny St Nadeak br Manalu, Ny Harahap  br Tambunan, Ny Hutauruk br Sinaga. Lomba membawa guli dalam sendok: Ny Hutagalung br Sihombing, Ny Silaban br Sinaga, Ny St Limbong br Sitinjak, Ny Tobing St E br Sipayung SP, Ny St Pakpahan br Simbolon. Lomba memasukkan paku dalam botol: Ny St Panggabean br Butar-Butar, Ny Situmorang br Sigalingging, Ny Tobing St E br Sipayung, br Pakpahan, br Manullang dan br Panjaitan. Lomba memasukkan paku dalam botol khusus Majelis/Penatua: P Lbn Gaol SPd, St E Lbn Gaol, St M Sinambela, St Drs N Manullang, St O Limbong dan Kompol RL Tobing. Lomba makan pisang mata ditutup (PP/remaja): Anggiat.P/Wydya, Grace/Meylin, Daniel/Dian. (R4a/d)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Hakim Minta Kejagung Proses Hukum Pemilik Wilmar, Musim Mas dan Permata Hijau Grup: Terdakwa Hanya Karyawan!

Medan Sekitarnya

Penerima Bantuan Pangan di Sumut Naik Jadi 1,7 Juta KPM, Kebutuhan Beras dan Minyak Goreng Melonjak

Medan Sekitarnya

Eks Bos Wilmar Terbukti Bersalah di Kasus Suap Hakim, Lolos dari Kasus TPPU

Medan Sekitarnya

Usut Kasus Suap di Bea Cukai, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Jatim-Jateng

Medan Sekitarnya

Jemaah Masjid Taqwa Muhammadiyah Aek Kanopan Timur Gelar Salat Gerhana Bulan

Medan Sekitarnya

Konflik AS–Israel vs Iran, Warga Ramai Cicil Emas di Pegadaian