Deliserdang (SIB)- Beras Miskin (Raskin) yang diterima masyarakat di Kecamatan Pagarmerbau, Deliserdang periode Agustus 2015, berkualitas buruk karena ketika karungnya dibuka sebahagian berasnya sudah bergumpal dengan warna kekuning-kuningan, tampak kotor dan berkutu. Jika dimasak akan menimbulkan bau tidak sedap.Keadaan beras yang dipasok Bulog itu sebelumnya sudah pernah terjadi beberapa periode, yang diduga karena sudah kelamaan atau tersimpan ditempat yang lembab. Karena tidak ada pilihan, beras itu terpaksa dibagikan kepada keluarga miskin.Salah seorang penerima Raskin, Supriadi (69) warga Desa Sukamandi Hulu Kecamatan Pagarmerbau, Jumat (21/8) usai menerima Raskin di Kantor Kepala Desa Sukamandi Hulu, mengaku bahwa beras yang diterima dengan harga Rp 1.600 per Kg itu, berkualitas buruk karena sudah bergumpal, berkutu, dan warna kekuning-kuningan, serta menimbulkan bau tidak sedap. Mereka terpaksa mencampur beras itu dengan beras yang bagus, supaya beras murah itu dapat dikonsumsi.Petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Pagarmerbau, Muhammad Fahri membenarkan raskin yang diterima masyarakat miskin di wilayahnya berkualitas buruk. Menurutya, hampir di seluruh desa yang ada Kecamatan Pagarmerbau menerima raskin dengan kualitas buruk. Hal seperti itu bukan yang pertama kali, oleh karena itu sebelumnya pihaknya sudah melaporkan situasi itu kepada Kementerian Sosial RI melalui website secara on line. (A24/h)