Medan (SIB)- Dalam menjalani hidup, jangan mengandalkan kekuatan sendiri karena akan menimbulkan kekecewaan. Andalkan kekuatan Tuhan dan berserah kepadaNya, maka kamu akan sejahtera.Demikian disampaikan Pdt Agustinus Ginting dalam kebaktian Minggu (23/8) di GBKP Polonia yang sekaligus memperingati HUT ke-20 Mamre (Kaum Bapa) GBKP. Mamre sebagai imam dalam keluarga katanya harus menunjukkan sikap teladan bagi keluarganya. Ia harus mewariskan nilai-nilai kebaikan dan iman percaya kepada keluarganya.Mamre menjadi imam yang baik katanya juga tidak terlepas dari dukungan dari isteri dan anak-anak. Untuk itu marilah kita hidup dalam kebenaran berlandaskan iman percaya. Harus takut kepada Tuhan dan menjalankan ketetapanNya.Seusai kebaktian, acara dilanjutkan dengan memotong kue sambil menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun†dilanjutkan dengan penyerahan kue kepada anggota Mamre tertua Bulat Sitepu SH dan Mamre termuda Johanes Sinuraya.Dalam kata sambutan dan harapan terhadap Mamre, Terenan Ginting SH MA BcIP mewakili jemaat mengatakan, Mamre sekarang menghadapi banyak tantangan. Di zaman modern banyak muncul permasalahan, yang mengharuskan Mamre semakin peduli (ermediate). Peredaran Narkoba mengharuskan Mamre perduli dan memberi contoh kepada anak agar bisa terhindari dari penyalahgunaan Narkoba.Ketua Moria (Kaum Ibu) Rg Polonia Martha Br Ginting menyebutkan, Moria mendukung penuh Mamre menjadi imam di tengah keluarga. Mamre jadilah teladan yang menebarkan kebaikan.Sementara itu Ketua Mamre Rg Polonia Pt Kapt Kes L Bangun menyatakan terima kasih atas dukungan semua pihak untuk kemajuan Mamre. Ke depan diharapkan Mamre bisa terus maju dan semakin erpemere dan ermediate ( memberi dan peduli).Hadir pada acara perayaan itu Sie Mamre Rg GBKP Polonia/ Bendahara Mamre Pt Edy Suranta Bukit, Sekretaris Fernando Bangun SE, Sekretaris BP Runggun Dk Ramli Barus.Secara terpisah Dk Ramli Barus mengatakan, PA (Penelaahan Alkitab) Mamre setiap minggu diadakan di sektor masing-masing, diawal bulan dilakukan Mamre Gabungan dan empat bulan sekali diadakan kebaktian padang. (R5/y)