Medan (SIB)- Soal beroperasinya judi dadu /sam kwan di lahan bengkel Jalan Setia Budi Simpang Selayang beromzet ratusan juta rupiah per hari dinilai akan merusak mental masyarakat setempat dan bakal merembet ke kawasan lain. Kalau sudah aman operasionalnya, di kecamatan lain akan membuka judi yang sama, jika masyarakat sudah “diracuni†judi dipastikan bisa merusak perekonomian rumah tangga.Anggota Komisi A DPRD Medan H Waginto mengatakan, judi sangat merusak mental manusia dan tidak bermanfaat apa-apa walaupun si penjudi itu menang. Karena ada istilah pepatah menang jadi arang, kalah jadi abu. Kalaupun menang uang judi tersebut tidak pernah bermanfaat untuk kehidupan rumah tangga, umumnya akan difoya-foyakan dan sisanya dijudikan lagi.“Sedangkan kalau kalah akan lebih parah lagi, kalau tidak ada lagi uangnya untuk berjudi pasti akan melakukan kejahatan, seperti mencuri, merampok (begal) dan menjual aset-aset miliknya,†ucap politisi P Gerindra ini kepada wartawan, Rabu (26/8) di ruang kerjanya Komisi A.Menurut anggota dewan dari Daerah Pemilihan Medan II salah satunya adalah Kecamatan Medan Selayang, polisi pasti sudah tahu keberadaan judi ini, apalagi disebut-sebut lokasinya dekat dengan Pos Polisi Polsek Deli Tua yang berada di Jalan Setia Budi Simpang Selayang. Untuk itu polisi setempat diharapkan segera memberantasnya, menutup lokasi dan memberi garansi tidak beroperasi lagi sampai kapanpun.Karena kejadian itu menjadi presiden buruk terhadap citra kepolisian, disaat penegakan hukum sedang gencar-gencarnya dilakukan justru praktik judi sedang “menggeliat†di dekat Pos Polisi. “Praktik judi dilarang oleh hukum dan perundang-undangan negara kita, selain itu agama apapun itu pasti melarang perjudian, oleh karenanya aparat hukum harus memberantasnya, kepada masyarakat dihimbau jangan terlibat dalam perjudian karena pasti merugikan diri sendiri dan keluarga,†tandasnya.Kapolsek Delitua : Tak Ada Aktivitas JudiTerkait judi dadu/sam kwan yang disinyalir masih berlangsung di satu lahan bengkel di Jalan Setia Budi/Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan, pihak kepolisian Sektor Delitua menindaklanjuti laporan adanya praktik perjudian tersebut.Kapolsek Delitua AKP Daniel Marunduri SIK ketika dikonfirmasi wartawan Rabu (26/8) mengatakan, Selasa malam pihaknya telah menurunkan personil mengecek adanya praktik perjudian tersebut. Pihaknya juga mengaku masih akan menyelidikinya."Tadi malam sudah kita cek ke lokasi, tak ada aktivitas judi di sana," ujar Kapolsek melalui telepon selularnya. (A12/Dik-FS/y)