Kemendikbud Sudah Cairkan Dana TPG Hingga Triwulan II 2015

560 Guru SMP Ancam Demo Jika Pemko Medan Tak Segera Bayar TPG bulan November dan Desember 2012

- Kamis, 03 September 2015 09:34 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Ketua Gabungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (GP Tendik) Sumut Drs FJ Pinem MSc MPd mengatakan, GP Tendik Sumut telah mengirim surat kepada Plh Wali Kota Medan untuk segera mencairkan tunjangan profesi guru bulan November dan Desember 2012.“Karena setelah dicek di Kemendikbud di Jakarta tunjangan profesi guru di Sumut sudah cair sampai triwulan II 2015,” kata FJ Pinem kepada wartawan di Medan, Rabu (2/9).  Dikatakan FJ Pinem, ratusan guru SMP Negeri Kota Medan telah menyampaikan keluhannya ke kantor GP Tendik Sumut di Gedung Guru Sumut Jalan Gatot Subroto, Kamis lalu (20/8). Keluhan guru tersebut mengenai tunjangan profesi guru bulan November dan Desember 2012 yang sampai sekarang belum dibayar. Sebagian guru-guru sudah menerimanya dan sejumlah 560 guru SMP Negeri di kota Medan mengaku belum menerimanya.Saat mengadu ke GP Tendik Sumut, mereka diterima Drs FJ Pinem yang didampingi pengurus lain di antaranya Sekretaris Abdul Latif Ibrahim SPd, Wakil Ketua Drs Penerangan Ginting MPd, MN Pane SE dan Hotner Opsunggu SH.Atas keluhan guru tersebut, FJ Pinem mendesak agar Pemko Medan segera membayar tunjangan profesi guru tersebut.Surat GP Tendik Sumut tersebut tanggal 25 Agustus 2015 dengan nomor 0458/GP.Tendik/SU/VIII/2015 tembusan surat tersebut dikirim ke pengurus nasional GP Tendik Indonesia di Jakarta, DPRD Kota Medan, Kadisdik Kota Medan, Kapolresta Medan dan Kepala Kejari Medan.    Apabila surat tersebut tidak ditanggapi maka GP Tendik Sumut akan memobilisir guru-guru dan organisasi kependidikan lainnya untuk berunjuk rasa ke kantor Wali Kota dan DPRD Kota Medan.Pinem mengimbau kepada guru-guru yang belum dibayarkan tunjangan profesi guru tersebut melengkapi data-datanya dan diantar ke Gedung Guru Sumut Jalan Gatot Subroto No.177 Petisah Medan.“Dari 560 guru yang belum dibayar tunjangan profesinya, baru sejumlah 241 orang yang mengantar datanya. Tidak tertutup kemungkinan GP Tendik Sumut akan menuntut Wali Kota Medan dan Kadisdik Kota Medan karena patut diduga uang tunjangan profesi guru tersebut sudah ditilep,” kata Pinem.Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan Ramlan Tarigan yang dikonfirmasi masalah ini mengatakan, beberapa kepala SMPN dan pihak terkait akan diundang rapat tanggal 8 September 2015 untuk membicarakan masalah ini. “Kenapa dulu tidak dibayar, karena menurut informasi bahwa dana ini sudah dikembalikan ke pusat,” katanya berdalih.“Pada rapat nanti akan diundang juga BPKP, PGRI dan Dinas Pendidikan apa sebabnya dan kenapa tidak dicairkan itu. Apa alasannya dan kenapa tidak tercover semua,” kata Ramlan. (A01/q)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Lapas TBA dan Imigrasi Resmikan Gerai UMKM Karya Warga Binaan

Medan Sekitarnya

Polres Samosir Gelar Rekonstruksi di Lapas Kelas III Pangururan, Wartawan Tidak Boleh Bawa Handphone

Medan Sekitarnya

Dukungan Investasi Tambang PT DPM Menguat di Dairi, Warga Minta Amdal Dipatuhi Ketat

Medan Sekitarnya

OTT KPK di Pekalongan Jateng, Bupati Ditangkap

Medan Sekitarnya

Satres Narkoba Bukber, Kapolrestabes Medan: Hidup-Mati Sekali, Sekali Hidup Harus Berarti

Medan Sekitarnya

KPPU Kanwil I Terima Audiensi Asosiasi Ahli Hukum Pencucian Uang