Medan (SIB)- Terobosan Kejatisu yang membuka website data email khusus untuk menerima laporan/pengaduan dari masyarakat terkait adanya jaksa nakal adalah tindakan yang positif. Diharapkan jaksa nakal tidak ada lagi dan jaksa dapat bekerja secara profesional. Hal ini dikatakan praktisi hukum Yulius Laoli SH MH dan anggota Komisi A DPRD Medan , Hj Hamidah kepada SIB di Medan, Selasa (1/9).“Dengan dibukanya website dan email khusus itu akan tampak secara transparan mana-mana saja para penegak hukum yang tidak menjalankan pekerjaannya secara profesional sesuai aturan yang seharusnyaâ€, kata Yulius.Ia juga mengimbau masyarakat , ketika menemukan ada jaksa nakal yang melenceng dalam penanganan perkara atau masyarakat yang mendapat pelayanan tidak adil maka segera melaporkannya secara transparan melalui website tersebut."Website ini dibuat untuk mempermudah akses masyarakat untuk bisa melaporkan langsung kepada pimpinan, sehingga dengan begitu masyarakat umum bisa melihat dan mengetahuinya langsung, dan jaksa yang nakal tersebut dapat mempertanggungjawabkan tindakannya kepada pemerintah dan masyarakat," tegasnya.Hal senada disampaikan Hj Hamidah. Ia mengatakan, tindakan yang dilakukan Kejatisu ini membuat masyarakat lebih tahu apa yang sedang terjadi di dalam ranah hukum saat ini."Masyarakat bisa langsung berhubungan dengan pimpinan institusi kejaksaan, semua perkara transparan dan terbuka, jadi tidak ada yang ditambah-tambahkan dan tidak ada yang dikurang-kurangi atau perbuatan kriminalisasi hukum,"ujarnya.Dikatakannya, website ini juga membantu cara berfikir masyarakat bertambah maju. Artinya tidak perlu susah-susah lagi mendatangi atau menyurati Kejatisu.Yulius dan Hamidah berharap, website ini benar-benar dapat digunakan, bukan hanya untuk pencitraan . "Jangan hanya cerita belaka, ini harus terealisasikan dengan baik. Sehingga dengan begini jaksa yang nakal berhati-hati dalam bertindak†tegas Hamidah. (Dik-ECS/c)