Pengusaha Diharapkan Tidak Jadikan Penguatan Nilai Dolar Sebagai Alasan PHK

- Jumat, 04 September 2015 10:23 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Terkait tuntutan buruh menolak ancaman putus hubungan kerja (PHK) yang akan dilakukan sejumlah perusahaan dan juga mendesak pemerintah supaya menurunkan harga sembako, anggota DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan ST meminta pihak perusahaan tempat mereka bekerja tidak melakukan PHK dan pemerintah harus menjaga stabilitas harga sembako.Dalam hal ini pemerintah diminta segera melakukan operasi pasar. Naiknya harga sembako diakibatkan dampak psikologis dari anjloknya nilai Rupiah terhadap Dolar. Operasi pasar perlu dilakukan agar harga-harga sembako kembali normal, kata Sutrisno kepada SIB di Medan, Rabu (2/9).Begitu juga dengan Kementerian Tenaga Kerja, Sutrisno meminta untuk memanggil para asosiasi pengusaha untuk rapat koordinasi dalam rangka memberikan jaminan dan kepastian bahwa tidak ada PHK. "Hasil rapat tersebut dikirimkan kepada dinas tenaga kerja di provinsi dan kabupaten/kota agar melakukan rapat koordinasi dengan asosiasi di daerah untuk memastikan tidak akan ada PHK," ungkapnya.Kepada seluruh pengusaha diharapkan tidak menjadikan penguatan nilai Dolar ini sebagai alasan untuk melakukan PHK. "Pengusaha harus ikut menciptakan situasi yang kondusif dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat kita. Stabilitas sosial masyarakat kita akan membantu pemulihan ekonomi yang sedang mengalami efek domino penguatan nilai tukar Dolar," harap Sutrisno.Demikian juga kepada para serikat buruh diminta untuk tetap tenang. "Situasi ini harus kita respon dengan tenang. Komunikasi yang baik antara pemerintah, pengusaha dan serikat buruh akan memberi ketenangan dalam dinamika ekonomi global yang ikut berdampak ke Sumatera Utara," tuturnya.Sutrisno yang juga anggota Komisi A DPRD Sumut mengatakan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumut akan membentuk posko pelaporan permasalahan buruh menyangkut PHK maupun peningkatan harga sembako.Sebelumnya aksi unjuk rasa yang dilakukan buruh dari sejumlah elemen di Kota Medan berlangsung damai, Selasa (1/9). Dalam orasinya buruh menolak ancaman PHK yang akan dilakukan sejumlah perusahaan dan juga mendesak pemerintah supaya menurunkan harga sembako. (A21/y)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Polda Sumut Tindak Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina

Medan Sekitarnya

Polsek STR Sambangi Warga Lewat Program DDS

Medan Sekitarnya

Warga Dua Desa Protes Pemasangan Portal Jalan Oleh PTPN 4 Kebun Sei Putih Galang

Medan Sekitarnya

Polres Labuhanbatu Sita 30 Kg Sabu dan 30 Ribu Ekstasi, Nilai Rp39 Miliar

Medan Sekitarnya

Lapas TBA dan Imigrasi Resmikan Gerai UMKM Karya Warga Binaan

Medan Sekitarnya

Polres Samosir Gelar Rekonstruksi di Lapas Kelas III Pangururan, Wartawan Tidak Boleh Bawa Handphone