Medan (SIB)- Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tingkat provinsi DKI Jakarta, Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) telah ikut terlibat dalam kegatan bakti sosial (Baksos), 26 Agustus 2015 di Ancol, Jakarta. "Dalam kegiatan Baksos itu, YSKI memberikan paket susu 1500 kotak, vitamin 500 kotak, pemasangan kaki palsu (pengganti) dan kursi roda," kata Koordinartor Kemanusiaan YSKI Drg Annita di dampingi Dr RE Nainggolan selaku pembina, Sabtu (5/9) di Medan.Dia mengatakan, beberapa pejabat hadir pada acara itu, seperti : Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Kementerian Sosial, Kepala Dinas Sosial Pemprov Jakarta, SKPD Pemprov DKI Jakarta, dan relawan YSKI. "Kegiatan ini melibatkan anak-anak panti asuhan, kaum dhuafa dan anak-anak terlantar," ujarnya.Dia menjelaskan, sejarah Hari Anak Nasional berawal dari Almarhum. Soeharto, presiden RI ke-2, yang melihat anak-anak sebagai aset kemajuan bangsa. Kemudian pada tahun 1984 berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 44 tahun 1984, ditetapkanlah tanggal 23 Juli setiap tahunnya sebagai Hari Anak Nasional. Peringatan Hari Anak Nasional diselenggarakan setiap tahun sejak 1986 hingga sekarang."Sebagaimana kita ketahui bahwa belum seluruh anak Indonesia dapat terpenuhi kebutuhan dan hak-hak dasarnya. Oleh karena itu peringatan Hari Anak Nasional bukan hanya seremonial dari ketentuan penyelenggaraan Hari Anak Nasional," ujar RE.Namun, lanjutnya, pada hakekatnya merupakan momentum yang penting untuk meningkatkan kepedulian YSKI maupun partisipasi seluruh rakyat Indonesia dalam menghormati dan menjamin hak-hak anak, tanpa dibedakan atau diskriminasi, memberikan yang terbaik untuk anak, menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan perkembangan anak, serta menghargai pendapat anak."Kepedulian terhadap anak bukan hanya ditunjukkan di hari itu saja, namun harus ditunjukkan juga setiap harinya. Sebab anak memerlukan kasih sayang yang berlimpah dari orangtua, anggota keluarga lain serta semua orang yang berada di sekitar lingkungannya," katanya.Dikatakannya, maraknya kejahatan terhadap anak sangat perlu perhatian. Karena anak juga memiliki hak yang sama. di antaranya hak-hak asasi manusia yaitu hak untuk memperoleh kebebasan,keadilan dan kedamaian di negaranya, bahkan di dunia. "Anak-anak lebih memerlukan perhatian, dukungan dan keamanan," katanya mengakhiri. (A14/k)