Medan (SIB)- Anggota MPR-RI, dr Sofyan Tan menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di SMA Wiyata Dharma, Jalan Wahidin Medan, baru-baru ini, yakni Pancasila, UUDN-RI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.Dalam pemaparannya, politikus dari Partai PDI Perjuangan ini meminta kepada siswa-siswi Wiyata Dharma untuk betul-betul memahami Pancasila dan mengimplementasikannya. Sebab pada saat HUT ke-100 Kemerdekaan RI para siswa tersebut berada di jaman emas atau berusia di sekira 47 tahun. “Mungkin saat itu di antara kalian sudah ada yang menjadi Presiden karena UUD 1945 menjamin setiap warga negara Indonesia berhak menjadi Presiden Republik Indonesia,†katanya.Persoalan untuk mencapai semuanya ini imbuhnya, adalah secara lahiriah. Para siswa harus berjiwa nasionalis, bukan hanya sebatas bisa menghafal Pancasila dan UUD 1945, ataupun memahami Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. “Untuk menjadi seorang nasionalis sejati kita harus mengimplementasikan 4 pilar tersebut di dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebatas menghafal dan mempelajarinya. Kita harus terus bekerja dan berbuat tanpa membedakan suku, ras dan agama seseorang. Orang yang bekerja seperti ini yang berhak kita pilih untuk menjadi seorang pemimpin guna menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi bangsa,†ungkapnya.Sementara Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan H Simamora SPd mengatakan, melalui sosialisasi 4 pilar kebangsaan diharapkan akan muncul rasa nasionalisme paling kuat dari para siswa dan tidak terpengaruh lagi terhadap peristiwa masa lalu yang telah terjadi. “Seperti diketahui Sekolah Wiyata Dharma cukup banyak siswa etnis Tionghoa. Untuk itu mari kita bersama-sama untuk menjadi bagian dari negara Republik Indonesia. Sofyan Tan telah menjadi contoh bagi kita, begitu juga dengan siswa juga harus berani membuktikan bahwa dia warga negara Indonesia yang berani mengimplementasikan dan membuktikan 4 pilar kebangsaan,†sebutnya. (A14/q)