Medan (SIB)- Wali kota Bandung Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil, kemarin menyambangi Rumah Perubahan di Jalan Gajah Mada Medan yang merupakan posko pemenangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Ramadhan Pohan dan Eddie Kusuma (REDI).Ridwan Kamil memberi masukan terhadap konsep - konsep perubahan Kota Medan,di antaranya antisipasi terhadap banyaknya jalan berlobang, konsep penataan terhadap iklan papan reklame yang tidak teratur karena banyak mafia yang bermain.Kang Emil juga menceritakan tentang pengalamannya di Pilkada Bandung yang lalu, saat itu dia harus bertarung dengan 2 incumbent yakni Sekda dan istri Wali Kota."Namun dikarenakan rakyat Bandung memang sudah rindu perubahan, dengan hanya modal kampanye yang sangat terbatas saya bisa memenangkan pilkada dengan persentase pemilih 90%", tutur Ridwan.Kang Emil yang secara spontanitas datang langsung menggegerkan para tamu dan relawan yang ada di Rumah Perubahan. Para tamu dan relawan juga sempat berebut untuk bersalaman dengan Kang Emil yang baru tiba di Rumah Perubahan.Ramadhan Pohan sebagai tuan rumah juga langsung menyambut teman dekatnya tersebut dan menggiringnya ke ruangan tertutup untuk berdialog dengan relawan REDI.“Terimakasih Kang Emil sudah mau datang. Kedatangan Kang Emil juga spontanitas, tamu dan relawan disini tidak ada yang tahu Kang Emil akan datang,†ujar Ramadhan.Kang Emil mengatakan kedatangannya ke Rumah Perubahan untuk silahturahmi dan berbagi pengalaman untuk memenangkan Pilkada.“Terimakasih atas sambutannya Bang Ramadhan. Kita harus bersemangat, tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras. Mental harus kuat untuk bertanding. Kalau mental kita sudah kuat, fisik kita juga pasti ikut kuat. Tim dan relawan juga harus kompak,†ungkap Kang Emil saat berdialog dengan relawan REDI.Kang Emil juga sempat berbagi pengalaman membangun Kota Bandung. Menurutnya, reformasi birokrasi sangat penting dilakukan untuk membuat perubahan.“Saya melakukan reformasi birokrasi selama satu tahun di Bandung. Setelah itu saya lakukan pembangunan yang dibutuhkan warga Bandung. Semoga pada tahun ini kota Bandung jadi kota terbaik di Indonesia. Hal itu juga bisa dilakukan di Medan,†pungkasnya. (Rel/R3/y)