Medan (SIB)- Kepala lingkungan (Kepling) setempat serta puluhan warga Jalan Rawa Cangkuk III Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai, menggerebek oknum petugas FS di dalam rumah seorang wanita, Mag (28) warga asli Jalan Sisingamangaraja, yang memiliki 1 anak, Minggu (20/9) dini hari.Informasi dari warga sekitar, sebelum penggerebekan itu terjadi, Sabtu sekira pukul 23.30 WIB, warga Jalan Rawa Cangkuk III curiga melihat mobil Suzuki Escudo warna silver yang terparkir di depan rumah yang dikontrak Mag hingga larut malam. Warga pun menunggu hingga Minggu pukul 00.30 WIB, namun mobil masih terparkir di depan rumah tersebut. Selanjutnya warga melaporkannya kepada Ali Akbar selaku Kepling Lingkungan 13.Warga bersama Kepling mengintip ke dalam mobil dan terlihat pakaian dinas serta identitas serta pangkatnya FS. Kepling dan warga menggedor-gedor pintu rumah. Namun pintu tak dibukakan juga. Setelah beberapa menit digedor, pintu baru dibuka Mag yang saat itu mengenakan baju daster warna merah.Warga dan Kepling kemudian mendapati FS. Di situ oknum FS dan Mag langsung diinterogasi terkait kenapa keduanya berada di satu rumah. Setelah itu oknum tersebut dipersilahkan meninggalkan rumah isteri orang lain itu.Menurut keterangan warga sekitar, suami Mag belum lama ini diringkus Polresta Medan karena terlibat penggelapan mobil rental."Menurut informasinya suami Mag ditangkap polisi karena menggelapkan 48 mobil rental. Mag hampir 1 tahun mengontrak di rumah itu. Selama ini kami sudah curiga, lantaran setiap hari sekira pukul 24.00 WIB, Mag dijemput pria yang selalu bergonta-ganti. Namun kami tak tahu ia dibawa kemana," kata pria yang tak ingin namanya dikorankan.Terpisah, Ali Akbar selaku Kepling Lingkungan 13 ketika dikonfirmasi di rumahnya mengatakan, malam itu warga melapor kepadanya dan ia langsung menanggapinya. Setibanya di rumah itu terlihat Mag, anaknya yang masih siswa kelas 2 SD, seorang pembantu dan oknum tersebut."Setelah kita interogasi, mereka mengaku tak ada berbuat yang aneh-aneh. Cuma etika oknum itu yang tak bagus, karena sampai larut malam berada di rumah isteri orang lain. Oknum itu mengaku duda dan keduanya sudah diminta supaya jangan mengulangi lagi hal serupa. Intinya, kita tak bisa menuduh apa-apa. Kita juga menyarankan, jika mereka berpacaran dan dirasa cocok, ya menikah saja. Saat Mag ditanyai, ia mengaku lagi ada masalah dengan suaminya," jelasnya. (A20/f)