Medan (SIB)- Akibat kompor gas mengalami kebocoran, satu rumah milik warga di Jalan Pelajar Timur Gg Darmo Lingkungan 18 Kelurahan Binjai, Medan Denai terbakar disertai ledakan yang sangat keras, Selasa (22/9) pagi.Akibat peristiwa itu, 2 penghuni rumah Indria Herma Dewinta alian Iin (28) dan bibinya Deliar (58) serta security komplek perumahan, Sandri (28) kritis karena mengalami luka bakar, dan kini dirawat intensif di RS Permata Bunda Medan. Sedangkan rumah di bagian dalam mengalami rusak parah.Menurut data yang dihimpun SIB di lokasi kejadian, kejadian naas itu bermula sekira pukul 04.00 WIB, Iin hendak memasak sarapan pagi seperti biasanya. Namun wanita lulusan Fakultas kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) itu berupaya menyalakan kompor gas berulang-ulang, namun tak bisa menyala. Diduga kompor gas miliknya rusak lalu ia memanggil bibinya, Deliar.Keduanya mencoba memperbaiki kompor tersebut, namun tak juga menyala. Iin langsung keluar rumah memanggil security komplek perumahan, Sandri. Namun korban lupa tuas pengontrol gas tetap dalam keadaan menyala. Security itu kemudian melakukan pengecekan dan langsung memutar tuas sebelah kanan.Seketika itu juga api menyambar seluruh ruangan yang dipenuhi gas, disertai ledakan yang sangat keras dari tabung gas elpiji 12 Kg. Apes bagi ketiganya, lantaran besarnya semburan api tersebut tubuh korban langsung terbakar. Selain korban dan ruangan yang terbakar, atap rumah rusak parah akibat ledakan yang keras.Warga sekitar yang terkejut dengan ledakan keras itu berhamburan keluar rumah. Warga mendapati ketiga korban dengan kondisi kritis dan tubuh terbakar. Selanjutnya para korban dibawa ke RSU Permata Bunda Medan. Tak lama, petugas kepolisian dari Polsek Medan Area tiba di lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).Asrudi yang juga security di perumahan tersebut mengungkapkan, Iin dan bibinya hanya tinggal berdua di rumah itu sejak 4 tahun.Kapolsek Medan Area Tengku Rizal Moelana SH SIK ketika dikonfirmasi mengatakan, ketiga korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya hingga 80%."Ketiga korban kini mendapat penangan medis di ruang ICU rumah sakit Permata Bunda, akibat luka bakar di sekujut tubuhnya. Dari hasil penyelidikan sementara, dugaan api berasal dari kompor gas yang bocor. Walaupun begitu, kita tetap melakukan penyelidikan dan sudah memasang garis polisi. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, karena dilihat dari seluruh ruangan yang terbakar serta atap yang rusak parah," ujarnya.Di Sunggal Satu rumah milik Ali Mukti Hasibuan (57) di Jalan Tani Asli, Dusun II Timur, Sunggal, Deli Serdang ludes terbakar, Selasa (22/9).Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, diduga kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik, sementara kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Petugas Polsek Sunggal masih melakukan penyelidikan.Informasi yang diperoleh menyebutkan, awalnya warga melihat kepulan asap hitam muncul dari atap rumah, yang disusul dengan kobaran api yang muncul tiba-tiba.Melihat hal itu, ratusan warga bahu-membahu memberikan pertolongan dengan melakukan pemadaman api dengan alat seadanya."Kalau kami gak cepat, mungkin udah nyambar ini pak. Karena tadi angin kencang juga. Apalagi rumah di sekitar sini kan dekat-dekatan," ujar seorang pria yang ikut melakukan pemadaman.Tidak lama kemudian, sebanyak 4 unit mobil pemadam tiba ke lokasi, selang satu jam kemudian akhirnya api dapat dipadamkan. Akibat kebakaran itu, satu mobil Toyota Kijang Jantan milik korban yang berada di bagian garasi ikut terbakar.Kapolsekta Sunggal, Kompol Ari Azhar ketika dikonfirmasi, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. (A20/A10/y)