Percut Sei Tuan (SIB)- Memeringati Peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau G30S, organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Percut Sei Tuan melaksanakan gotong-royong membersihkan parit dan mengecat Tugu Ampera yang disebut juga sebagai Tugu Pancasila di Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (22/9) siang.Ketua PP Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamirin mengatakan kepada SIB bahwa gotong-royong yang dilaksanakan seluruh pengurus dan ranting se-Kecamatan Percut Sei Tuan adalah dalam rangka memperingati tragedi tewasnya dua tokoh PP yang bernama M Jakop dan Drs Adlin Prawira pada 25 Oktober 1965 silam.Tokoh PP itu gugur ketika ikut dalam gerakan penumpasan G30 S/PKI. Saat itu keduanya telah diikat di tiang rel sepanjang 10 meter, lalu dibenamkan ke dalam parit persisnya di belakang tugu Pancasila itu.“Dua tokoh PP yang tewas dibunuh kelompok G30S/PKI menjadi sejarah yang tak terlupakan bagi kami generasi penerus PP saat ini, dan kami berdoa agar kedua tokoh PP itu diperkenankan Tuhan untuk duduk disisi Nya dan kami tetap meneruskan perjuangannya†tegas Kamirin. Gotong-royong itu juga dihadiri H Buyung Bahid Aritonang selaku pejuang PP dan kerabat kedua almarhum. H Buyung Wahid merupakan saksi hidup atas tewasnya dua tokoh PP itu. (Dik-RH/y)