Medan (SIB)- Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman meresmikan Kantor Sekretariat DPD RI Provinsi Sumatera Utara di Jalan Iskandar Muda No 32 Medan, Sabtu (7/11). Sekretariat DPD yang diresmikan itu adalah salah satu dari 33 kantor DPD di ibukota provinsi se-Indonesia sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD.Pasal 227 UU No 27/2009 menyatakan, dalam melaksanakan fungsi, tugas dan wewenangnya maka anggota DPD mempunyai kantor di ibukota provinsi. Ditegaskan lagi, Pasal 224 ayat (2) menyatakan, anggota DPD melakukan rapat dengan pemerintah daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dan unsur masyarakat di daerah pemilihannya.Dalam kata sambutannya Irman Gusman mengatakan, kehadiran Sekretariat DPD di ibukota provinsi akan memperjelas pola interaksi antara anggota DPD dan stakeholders, terutama konstituennya dan pemerintah daerah. Sehingga, pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang DPD melalui penyerapan aspirasi masyarakat dan daerah justru mengharmoniskan relasi atau hubungan pusat-daerah.Peresmian itu serangkaian dengan kunjungan kerja Ketua DPD selama 2 hari di Sumatera Utara. Dimana hari sebelumnya Irman membuka Tanwir Ikatan Pelajar Alwashliyah di Asrama Haji Medan dan selanjutnya membuka rapat koordinasi DPD RI dengan stakeholders di Tiara Hotel Medan,Acara peresmian ditandai pembukaan kain selubung nama kantor DPD diikuti pengguntingan pita dan dimeriahkan tarian khas Minang, Melayu dan tor-tor.Selanjutnya rombongan Anggota DPD RI mengunjungi Kabupaten Serdangbedagai untuk memantau persiapan Pilkada serentak tanggal 9 Desember mendatang.Hadir dalam acara tersebut Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Anggota DPD RI, Rijal Sirait, Parlindungan Purba, Hj Darmayanti Lubis dan Dedy Iskandar Batubara, mantan Anggota DPD RI Rahmat Shah dan Yoppie Batubara.RAPAT KOORDINASISehari sebelumnya DPD RI menggelar Rapat Koordinasi Sinkronisasi Aspirasi Daerah dengan pemangku kepentingan di Hotel Tiara Medan. Selain dihadiri anggota DPD RI perwakilan Sumut H Rijal Sirait, Parlindungan Purba, Darmayanti Lubis dan Dedi Iskandar Batubara, juga hadir para pemangku kepentingan, para pakar dan sejumlah perwakilan masyarakat dari daerah.Ketua DPD RI Irman Gusman, yang membuka rapat tersebut menyatakan, Rapat Koordinasi Sinkronisasi ini dimaksudkan sebagai bentuk komunikasi politik anggota DPD RI dengan pemangku kepentingan (stakeholders) di daerah guna menyerap aspirasi. Sekaligus menyosialisasikan kinerja DPD sebagai tindak lanjut dari penyerapan aspirasi daerah, yang diartikulasikan dan diformulasikan ke dalam fungsi legislasi dan pengawasan. Dalam rangka memantapkan konsolidasi program kerja anggota DPD guna membantu percepatan pembangunan di daerah.“Dalam rapat ini kami harap mendapat respon positif. Sehingga terbangun kesepahaman dalam menghadapi permasalahan dan memberikan solusi dalam upaya mendorong percepatan pembangunan di daerah yang bermuara kepada tujuan pembangunan nasional,†ujar Irman.Ditanya mengenai perekonomian Sumut dan langkah apa yang harus dilakukan untuk akselerasi percepatan pembangunan, dia berkomentar bahwa di tengah “kelabunya†suasana di Sumut terkait kasus hukum yang menimpa beberapa pejabat, ada banyak keberhasilan yang harus diapresasi. “Seperti Sumut dapat WTP. Sumut juga harus diapresiasi karena mampu mengendalikan inflasi,†ujarnya. Kemudian menurutnya apa yang terjadi di Sumut merupakan suatu proses menuju lebih baik, sehingga generasi berikutnya lebih baik lagi.Dia yakin pertumbuhan Sumut bisa meroket jika dikelola dengan baik, karena Sumut merupakan pintu gerbang Indonesia bagian barat, jadi Sumut bisa bangkit. Sumatera Utara diharapkan dalam beberapa tahun bisa membangun infrastrukturnya. Terutama membangun insfrastruktur dasar, pembangunan pelabuhan kemudian jalan tol yang ada di Sumut, Riau dan Sumbar sehingga dalam 5 tahun bisa terintegrasi dengan terkoneksi satu sama lain. Tentu kondisi ini akan menyebabkan percepatan pembangunan lebih tinggi lagi di Sumut,†terangnya. (DIK-DH/r/c)