Medan (SIB)- Plt Gubsu Tengku Erry Nuradi berharap agar DPD RI dapat menampung aspirasi lebih banyak lagi di daerah terutama mencari solusi pemecahan permasalahan daerah yang membutuhkan bantuan dari pusat. “DPD RI sudah memiliki kantor di Sumut, semoga bisa menampung lebih banyak lagi aspirasi dari daerah, apalagi yang berhubungan dengan tugas-tugas DPD RI†ujarnya, (Sabtu 7/11).Menurutnya ada beberapa permasalahan saat ini yang sedang dihadapi Sumut, seperti harga gas yang tinggi sehingga memengaruhi investor untuk menanamkan modal, kemudian energi listrik yang masih dirasa kurang memenuhi akan kebutuhan pasokan. Selain itu juga permasalahan tanah eks HGU PTPN II.Kehadiran Kantor DPD RI Sumut diharapkan dapat meningkatkan penyerapan aspirasi DPD RI di Sumatera Utara. Menurut Gubsu DPD RI merupakan bagian dari pemerintah sehingga DPD RI harus dapat dapat membantu pemerintah daerah dalam menemukan solusi permasalahan dalam pemerintahannya. “Apa-apa yang menjadi harapan pemerintah daerah sama-sama kita perjuangkan di pusat terutama jika itu menjadi kewenangan pemerintah pusat†ujarnya kepada wartawanDia menerangkan bagaimana saat ini sejak tahun 2000 masih ada permasalahan tanah eks HGU PTPN II kurang lebih 5800 ha yang belum didistribusikan. Dia mengajak lembaga DPD RI terutama asal Sumut agar bisa membantu sama-sama memerjuangkan, baik kepada Menteri BUMN bahkan ke Presiden.Dia juga mengawatirkan harga gas di Sumut merupakan termahal di Indonesia , dengan harga 14-15 dolar/mmbtu. Sementara di daerah lain di Pulau Jawa hanya berkisar 8-9 dollar/ mmbtu. Mahalnya harga gas itu dapat memengaruhi investor untuk menanamkan modalnya di Sumut.“Beberapa investor ingin menutup usahanya karena tidak mampu bersaing†terangnya.Kemudian masalah energi listrik, dia memaparkan bahwa kebutuhan listrik di Sumut sebesar 1850 megawatt.“Kita berkali-kali mengundang investor datanglah ke sini, bangunlah Sumut . Tapi listriknya tidak mencukupi, ini bagaimana?. Sedangkan daftar tunggu listrik mencapai 600 megawatâ€, beber Erry.Dia menambahkan, subsidi listrik untuk Sumut dari pusat mencapai Rp 14 triliun/tahun yang jumlahnya hampir 2 kali APBD Sumut (Rp 8,6 triliun). Jadi menurut Plt Gubsu masalah listrik harus dipikirkan. “Kita harus bisa membangun pembangkit listrik minimal dari gas atau batu bara yang biayanya bisa lebih murahâ€, tambahnya lagi.Banyaknya kendala di Sumut seperti permasalahan tanah, masalah energi, masalah gas tidak bisa diselesaikan oleh provinsi saja, perlu bantuan pemerintah pusat. Oleh karena itu dia berharap kepada DPD agar bisa bersama berjuang dalam mencari solusi terbaik.Sementara itu Ketua DPD RI Irman Gusman diwawancarai di sela-sela acara peresmian Gedung Sekretariat DPD RI Sumut mengatakan pihaknya akan membantu pemerintah daerah untuk mencarikan solusi permaslahan-permasalahan didaerah terutama jika membutuhkan mediasi dengan pemerintah pusat.Pada kesempatan itu Irman Gusman mengapresiasi pemerintah daerah Sumut yang telah meminjamkan sementara gedung sebagai Sekretaria DPD RI Sumatera Utara.“ Terimaksih kepada Pemprov Sumut. Kantor ini penting karena proses penyerapan aspirasi masyarakat agar bisa dijalankan. Sehingga teman-teman anggota DPD RI asal Sumut akan terbantu dengan adanya gedung ini†ujarnya. (DIK-DH/c)