DPD RI Diharapkan Bantu Penyelesaian Permasalahan Energi Listrik dan Gas di Sumut

Harga Gas di Sumut Termahal di Indonesia

- Senin, 09 November 2015 09:57 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Plt Gubsu Tengku Erry Nuradi berharap agar DPD RI dapat menampung aspirasi lebih banyak lagi di daerah terutama mencari solusi pemecahan permasalahan daerah yang membutuhkan bantuan dari pusat. “DPD RI sudah memiliki kantor di Sumut,  semoga bisa menampung lebih banyak lagi aspirasi dari daerah, apalagi yang berhubungan dengan tugas-tugas DPD RI” ujarnya, (Sabtu 7/11).Menurutnya ada beberapa permasalahan saat ini yang sedang dihadapi Sumut,  seperti harga gas yang tinggi sehingga memengaruhi investor untuk menanamkan modal, kemudian energi listrik yang masih dirasa kurang memenuhi akan kebutuhan pasokan. Selain itu juga permasalahan tanah eks HGU PTPN II.Kehadiran Kantor DPD RI Sumut   diharapkan dapat meningkatkan penyerapan aspirasi  DPD RI di  Sumatera Utara.  Menurut Gubsu DPD RI merupakan bagian dari pemerintah sehingga DPD RI  harus dapat dapat membantu pemerintah daerah dalam menemukan solusi permasalahan dalam pemerintahannya.  “Apa-apa yang menjadi harapan pemerintah  daerah sama-sama  kita perjuangkan di pusat  terutama  jika itu menjadi kewenangan pemerintah pusat” ujarnya kepada wartawanDia menerangkan bagaimana saat ini  sejak tahun 2000 masih ada permasalahan tanah eks HGU PTPN II kurang lebih 5800 ha yang belum didistribusikan. Dia mengajak lembaga DPD RI terutama asal Sumut agar bisa membantu sama-sama memerjuangkan, baik kepada Menteri BUMN bahkan ke Presiden.Dia  juga mengawatirkan harga gas  di Sumut merupakan termahal di Indonesia , dengan harga 14-15 dolar/mmbtu.  Sementara di daerah lain di Pulau Jawa  hanya berkisar 8-9 dollar/ mmbtu. Mahalnya harga gas itu dapat memengaruhi investor untuk menanamkan modalnya di Sumut.“Beberapa investor ingin menutup usahanya karena tidak mampu bersaing” terangnya.Kemudian masalah energi listrik, dia memaparkan bahwa kebutuhan listrik di Sumut sebesar 1850 megawatt.“Kita berkali-kali  mengundang investor datanglah ke sini, bangunlah Sumut . Tapi listriknya tidak mencukupi,  ini bagaimana?. Sedangkan daftar tunggu listrik mencapai  600 megawat”, beber Erry.Dia menambahkan, subsidi listrik untuk Sumut dari pusat  mencapai Rp 14 triliun/tahun  yang jumlahnya hampir 2 kali APBD Sumut  (Rp 8,6 triliun).  Jadi menurut Plt Gubsu  masalah listrik harus dipikirkan. “Kita harus bisa membangun pembangkit listrik minimal dari gas atau batu bara yang biayanya  bisa lebih murah”, tambahnya lagi.Banyaknya  kendala di Sumut seperti permasalahan  tanah, masalah energi, masalah gas tidak bisa diselesaikan oleh provinsi saja, perlu bantuan   pemerintah pusat. Oleh karena itu dia berharap kepada DPD agar bisa bersama berjuang dalam mencari solusi terbaik.Sementara itu Ketua DPD RI  Irman Gusman  diwawancarai di sela-sela acara peresmian Gedung Sekretariat DPD RI Sumut mengatakan  pihaknya  akan membantu pemerintah daerah untuk mencarikan solusi  permaslahan-permasalahan didaerah terutama jika  membutuhkan mediasi  dengan pemerintah pusat.Pada kesempatan itu Irman Gusman mengapresiasi pemerintah daerah Sumut yang telah meminjamkan sementara  gedung sebagai  Sekretaria DPD RI Sumatera Utara.“ Terimaksih kepada Pemprov Sumut. Kantor ini penting karena proses penyerapan  aspirasi masyarakat agar bisa dijalankan. Sehingga teman-teman anggota DPD RI asal Sumut akan terbantu dengan adanya gedung ini” ujarnya.  (DIK-DH/c)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Hakim Minta Kejagung Proses Hukum Pemilik Wilmar, Musim Mas dan Permata Hijau Grup: Terdakwa Hanya Karyawan!

Medan Sekitarnya

Penerima Bantuan Pangan di Sumut Naik Jadi 1,7 Juta KPM, Kebutuhan Beras dan Minyak Goreng Melonjak

Medan Sekitarnya

Eks Bos Wilmar Terbukti Bersalah di Kasus Suap Hakim, Lolos dari Kasus TPPU

Medan Sekitarnya

Usut Kasus Suap di Bea Cukai, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Jatim-Jateng

Medan Sekitarnya

Jemaah Masjid Taqwa Muhammadiyah Aek Kanopan Timur Gelar Salat Gerhana Bulan

Medan Sekitarnya

Konflik AS–Israel vs Iran, Warga Ramai Cicil Emas di Pegadaian