Lubukpakam (SIB)- Setelah lahan Poskesdes (Pos Kesehatan Desa) dan Kantor Desa Pasarmelintang Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, digunakan untuk proyek pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi, keberadaannya sudah rata dengan tanah. Kantor desa pindah mengontrak ke rumah warga, sedangkan gedung Poskesdes pengganti belum ada. Keterangan Kaur Pembangunan Desa Agus Sihotang didampingi Ketua LKMD (Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa) kepada SIB, Senin (9/11) ketika ditemui di kantor desa mengatakan, lahan kantor desa dan Poskesdes itu seluas 1200 meter merupakan hibah dari masyarakat sekitar. Awalnya kantor desa itu dibangun masyarakat sekitar tahun 1986, sedang pelayanan Poskesdes dibangun Pemkab Deliserdang.Setelah lahan kantor desa dan Poskesdes itu terkena pembangunan jalan tol, oleh pihak pembebasan jalan tol sudah dibayarkan ke rekening Pemkab Deliserdang bulan April 2013. Selanjutnya Pemkab Deliserdang meminta agar dicarikan lahan yang sesuai untuk pembangunan kembali kantor desa dan Poskesdes itu, sedang pembangunannya akan ditampung di PAPBD TA 2015. Namun hingga kini realisasi pembayaran lahan itu tidak terealisasi.Awalnya pihak desa tidak mau pindah dari kantor desa itu, sebelum adanya kantor baru sebagai pengganti kantor lama. Beberapa masyarakat sekitar melakukan aksi demo menolak alat berat yang akan merobohkan bangunan kantor desa dan Poskesdes. Namun karena di sekitar kantor sudah ditimbun dengan tanah untuk pembangunan jalan tol, kantor itu pun berharap banjir ketika hujan turun.Menjawab SIB, pihak PT Waskita Karya mengaku memberikan bantuan untuk sewa setahun agar kantor pelayanan desa itu bisa pindah ke rumah warga. Dengan situasi itu, warga sekitar berharap Pemkab Deliserdang merealiasikan pembangunan kantor desa dan Poskesdes itu, sehingga pelayanan terhadap masyarakat desa bisa terpenuhi. (A24/y)