Medan (SIB)- Pengerjaan proyek parit di Jalan Karya Ujung Kelurahan Silalas Medan Barat, sering memicu kemacetan parah di sepanjang jalan tersebut akibat tanah akibat galian parit dibiarkan “menggunung†menumpuk di badan jalan.Warga sekitar tidak banyak melakukan protes langsung karena kawasan itu sering terjadi banjir bila turun hujan sehingga proyek itu dianggap penting. Namun kepasrahan warga itu dimanfaatkan pihak kontraktor dengan membiarkan tanah bekas galian menumpuk di badan jalan sehingga sering terjadi kemacetan parah.Diana, warga Jalan Karya menyayangkan pihak kontraktor yang terihat asal jadi mengerjakan proyek itu dan terkesan tidak peduli dengan kondisi yang teramat. Lumpur dan hujan debu tidak menjadi prioritas kontraktor, dan tumpukan tanah pun dibiarkan hingga lebih seminggu baru diangkut.Sementara pengerjaan sangat lambat. Padahal saat ini sudah musim penghujan mengakibatkan jalan jadi berlumpur sehingga membahayakan pengguna jalan.“Diharapkan kontraktor dalam melakukan pengerjaan, meminim dampak yang dapat merugikan masyarakatâ€, ujar sejumlah warga di kawasan itu. (A05/h)