Medan (SIB)- Penetapan Penjabat (Pj) Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) dan Simalungun hingga kini belum jelas nasibnya. Sekdaprovsu Hasban Ritonga juga mengaku pihaknya masih menunggu kabar dari Kemendagri. "Soal nama-nama Pj Bupati/Wali Kota yang belum ditetapkan ini, kita masih menunggu dari Mendagri," ujar Hasban ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/11).Kendati demikian, Hasban pun enggan membeberkan nama-nama yang diusulkan Pemprovsu sebagai Pj Bupati di dua kabupaten tersebut. "Jangan ditanya dulu siapa-siapa saja nama yang diusulkan. Karena hal tersebut masih dalam proses penggodokan di Kemendagri. Yang pasti, nama-nama itu sudah kita usulkan ke Jakarta," klaim Hasban.Karenanya, dia pun berharap agar Surat Keputusan (SK) untuk Pj Bupati dua kabupaten itu bisa dikirim dalam minggu ini. "Kita berdoa sajalah, semoga minggu-minggu ini SK tersebut sudah dikeluarkan, sehingga kita bisa langsung melakukan pelantikan terhadap Pj Bupati Simalungun dan Labura, mengingat masa jabatan kepala daerah di kedua kabupaten tersebut telah habis,†ujarnya. Laki-LakiAkhir Masa Jabatan (AMJ) Bupati Labura 15 November 2015 mendatang dan dengan berakhirnya jabatan itu, secara peraturan akan ditunjuk atau ditetapkan Penjabat (Pj) Bupati. Sebelum Pj Bupati ditetapkan, akan ditunjuk Pelaksana Harian (Plh) Bupati menjadi kepala daerah."Benar, AMJ Bupati Labura 15 November 2015 dan setelah itu ditunjuk Sekda Labura menjadi Plh Bupati sampai ditetapkan Pj Bupati," ujar Plt Gubsu HT Erry Nuradi usai meresmikan Kantor Bupati Labura di Jalan Jenderal Sudirman Aekkanopan, Rabu (11/11).Ditanya apakah calon kuat menjadi Pj nya laki-laki atau perempuan, Tengku Erry menjawab laki-laki. (A14/D06/f)