Lubuk Pakam (SIB)- Kasat Reskrim Polres Deli Serdang AKP Martuasah Hermindo Lumban Tobing Selasa (10/11) sore mengatakan pihaknya masih mengadakan penyelidikan dan pengusutan terkait penelantaran seorang bayi di RSU Grand Medistra Lubuk Pakam."Sesuai dengan perintah Kapolres DS, soal kasus penelantaran bayi merupakan prioritas bagi tim dan diimbau agar seluruh rumah sakit yang ada di Deli Serdang segera memasang CCTV sehingga pertistiwa penelantaran bayi mudah ditelusuri,†katanya.Martuasah mengatakan, unit Reskrim Polres Deli Serdang telah membentuk tim bekerjasama dengan Dinas Sosial Deli Serdang untuk mengusut kasus tersebut dan pihaknya telah memanggil 5 saksi untuk dimintai keterangan yakni 2 perawat, 2 security dan 1 orang bagian registrasi dari RSU Grand Medistra Lubuk Pakam.Kasat Reskrim juga mengatakan belum mengetahui apa motif dari penelantaran bayi tersebut. “Bisa saja karena takut, atau berdasarkan hubungan gelap atau lainnya, namun saya berharap agar orang tua yang menelantarkan bayi itu segera mengambilnya kembali,†sebutnya.Saat dipertanyakan terkait alamat yang ditinggalkan pelaku apakah alamat asli atau palsu dan mobil yang digunakan 3 wanita saat mendatangi RSU Grand Medistra apakah asli nomor polisinya atau juga dipalsukan, Martuasah menjawab masih dalam tahap penyelidikan karena rekaman CCTV yang diberikan RSU Grand Medistra masih dipelajari pihaknya.Penelantaran bayi kembali terjadi di Deliserdang. Peristiwa itu terjadi di Rumah Sakit Grand Medistra Lubuk Pakam pada Sabtu, (7/11) lalu. Seorang bayi berusia kurang dari satu minggu ditelantarkan tiga wanita yang membawanya ke RSU tersebut.(Dik-RH/ r)