Medan (SIB)- Seratusan ibu-ibu isteri pendeta dari berbagai gereja di Kota Medan, mengikuti semacam seminar bertopik ;†Meningkatkan Pemahaman Isteri Pendeta sebagai Mitra Suami untuk Melayani Jemaat,†yang diselenggarakan PGI Kota Medan di Pardede Hotel Medan,Sabtu (7/11) lalu.Pembicara Pdt Dr Rohny Pasu Sinaga yang dimoderatori SP Br Simanjuntak yang juga ketua panitia, pada intinya memandang dari sudut Teologia antara lain menyebutkan, isteri juga harus banyak bergumul dengan firman Tuhan. Apapun yang dihadapi dalam pelayanan isteri tetap kuat menopangnya dalam doa.Di sesi berikutnya, narasumber dr Rosminta Girsang Sp Kj dengan moderator Taruliasi Nainggolan SKM (sekretaris panitia) yang menyampaikan paparannya dari sudut kejiwaan menyimpulkan, peran isteri sangat dibutuhkan mendukung suami dalam pelayanannya yang banyak menghadapi pergumulan bahkan konflik di antara jemaat di suatu gereja. â€Tidak sedikit pendeta mengalami stress hingga jatuh sakit akibat menghadapi berbagai persoalan dalam membimbing dan melayani jemaat di gerejanya,†ujarnya. Sementara Ketua PGI Kota Medan Pdt Martin Manullang, STh MM dalam pembukaan acara itu menyebutkan, isteri para hamba Tuhan (pendeta) adalah mitra utama dalam menjalankan tugas pelayanan sebagai Hamba Tuhan. Isterilah yang mengetahui sepenuhnya bagaimana keluh kesah dan suka duka pelayanan yang dialami pendeta.â€PGI melihat pentingnya kegiatan ini untuk membekali isteri para pendeta agar dapat menyadari betapa besar dan pentingnya peranan mereka menyukseskan pelayanan di tengah-tengah jemaat,†kata dia.Acara ini diawali Ibadah dibawakan Pdt Andar Lumbantobing, MA dan ibadah penutup oleh Pdt Verayati Sitompul, STh. Kegiatan ini juga diikuti Majelis Pengurus Harian Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPH PGI) Kota Medan. (BR1/Rel/y)