Sikapi Bom Paris Kapoldasu Tingkatkan Peran Intelijen

* Seribuan Pesonil Brimob Berkemampuan Taktis Disiapkan Amankan Pilkada
- Minggu, 15 November 2015 11:26 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib_Sikapi-Bom-Paris-Kapoldasu-Tingkatkan-Peran-Intelijen-.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Roy Marisi Simorangkir SE
Aksi terjun payung dilakukan personil Polwan Brimobdasu Brigadir Martha Agustina Nainggolan mengundang decak kagum hadirin dan warga.
Medan (SIB)- Aksi teror bom dengan korban tewas mencapai 158 orang di Stadion Stade de France Kota Paris Prancis menjadi pelajar bagi negara lainnya, khususnya Indonesia. Untuk provinsi Sumatera Utara, Kapoldasu Irjen Pol Drs Ngadino SH MM mengaku, pihaknya akan meningkatkan peran intelijennya untuk mengantisipasi agar hal serupa tidak terjadi di Provinsi Sumut, khususnya menjelang Pilkada serentak di Sumut.Ditemui usai memimpin upacara HUT Brimob di Mako Brimobdasu Jalan KH Wahid Hasyim, Sabtu (14/11), Kapoldasu mengaku, tidak ada pengamanan khusus ditambahkan dalam persiapan yang telah dilakukan sebelumnya untuk Pilkada mendatang. Namun peningkatan kewaspadaan menjadi bagian kinerja pihaknya, dengan dibantu TNI.Ditambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya serangan bom serupa di Sumut, Poldasu beserta jajarannya hingga satuan Polsek telah menurunkan sejumlah tim intelijen. Menurutnya, fungsi intelijen itu nantinya akan bertugas memantau dan mengawasi setiap pergerakan yang dianggap mencurigakan."Jajaran intelijen menilai dan sudah bekerja menghindari indikasi-indikasi seperti itu. Jadi, setiap pergerakan yang dianggap mencurigakan akan terus diawasi dan dilakukan upaya antisipasi terhadap kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi," ujarnya.Ditegaskan, melalui perayaan HUT ke-70 Brimob, diharapkan personil "teratai putih" itu dapat terus meningkatkan kewaspadaan dan profesionalitasnya dalam menjaga situasi kondusif di Sumut, khususnya menjelang Pilkada serentak nantinya. Diimbau, setiap pelatihan dan kemampuan yang dimiliki dapat terus ditingkatkan, sehingga setiap personil Brimob dapat tetap siap ditempatkan menghadapi situasi dan kondisi apapun.Sebelumnya, Jumat (13/11), Kasat Brimob Poldasu Kombes Pol Nirboyo menyebutkan, dalam pengamanan Pilkada serentak di Sumut, pihaknya menurunkan seribuan personil teratai putih yang sebelumnya telah dibekali kemampuan taktis dan pendidikan secara berkala. Diyakini, dengan peran serta masyarakat dan instansi terkait, situasi kondusif selama pelaksanaan Pilkada dapat tercipta dengan baik. Dalam upacara  HUT ke-70 Brimob itu, sejumlah personil Brimobdasu menunjukkan sejumlah kemahiran di antaranya atraksi bela diri dan patahkan benda keras, serta aksi terjun payung dengan membawa peralatan senjata lengkap. Hal yang menarik adalah aksi yang ditampilkan salah satu personil penerjun Polwan Brimobdasu, Brigadir Martha Agustina Nainggolan (26).Selain itu, anggota Detasemen Khusus Brimobdasu menggelar simulasi pembebasan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan stafnya yang disandera orang tak dikenal di kantornya, Sabtu (14/11). Setelah menerima laporan penyanderaan, petugas langsung bergerak membebaskan para sandera.Tim Bravo dan Tim Alfa yang ditugaskan datang dengan cara turun dari atas helikopter. Setelah tiba di depan kantor KPU, petugas Brimob bersenjata lengkap langsung bergerak ke Kantor Ketua KPU.  Berselang beberapa lama, petugas Brimob berhasil melumpuhkan pelaku penyanderaan dan membebaskan para sandera. Aksi yang dilengkapi dengan meledaknya bom waktu di replika kantor KPU itu mengundang perhatian dan decak kagum warga. (A19/f)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

BNPB Kucurkan Rp1,5 Miliar, 91 Rumah Warga Nisel Diperbaiki

Medan Sekitarnya

Hakim Minta Kejagung Proses Hukum Pemilik Wilmar, Musim Mas dan Permata Hijau Grup: Terdakwa Hanya Karyawan!

Medan Sekitarnya

Penerima Bantuan Pangan di Sumut Naik Jadi 1,7 Juta KPM, Kebutuhan Beras dan Minyak Goreng Melonjak

Medan Sekitarnya

Eks Bos Wilmar Terbukti Bersalah di Kasus Suap Hakim, Lolos dari Kasus TPPU

Medan Sekitarnya

Usut Kasus Suap di Bea Cukai, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Jatim-Jateng

Medan Sekitarnya

Jemaah Masjid Taqwa Muhammadiyah Aek Kanopan Timur Gelar Salat Gerhana Bulan