Dana Bos Terlambat, Kepsek di Deliserdang Tutupi Operasional Sekolah

*Tunjangan Profesi Guru Triwulan III di Binjai Cair
- Sabtu, 21 November 2015 10:18 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Lubukpakam (SIB)- Keterlambatan pencairan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) periode triwulan IV bulan Oktober-Desember 2015 di Sumut terpaksa disikapi seluruh kepala SD dan SMP yang berada di Deliserdang, dengan menalangi (menutupi) pengeluaran yang tidak bisa dielakkan agar tidak mengganggu operasional sekolah. Kebijakan itu sudah disosialisasikan kepada seluruh Kepala Sekolah penerima BOS, menunggu adanya pencairan dana tersebut. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Deliserdang yang juga Manajer BOS, Misran Sihaloho, Kamis (19/11) ketika dikonfirmasi SIB di ruang kerjanya di Lubukpakam, terkait adanya keterlambatan pencairan dana BOS di Sumut. Keterlambatan pencairan dana BOS sebelumnya sudah disosialisasikan kepada seluruh kepala sekolah, agar disikapi dengan bijak sehingga proses pembelajaran bisa berjalan seperti target yang sudah ditentukan, tanpa melakukan pungutan biaya pendidikan dari pihak manapun.Di Kabupaten Deliserdang sebanyak 1.017 sekolah penerima BOS yakni 257 SMP sederajat dan 760 SD sederajat. Setiap siswa SD menerima dana BOS Rp 800 ribu per tahun atau Rp 200 ribu per triwulan, sedang siswa SMP Rp 1 juta per tahun. Dengan demikian, kebutuhan dana BOS di Kabupaten Deliserdang sekira Rp 60 miliar per triwulan. Menurutnya, pencairan dana BOS triwulan IV akan dicairkan akhir November 2015.Tunjangan Profesi Guru Triwulan III di Binjai CairRibuan guru SD se-Kota Binjai mengucapkan terima kasih kepada  Pemko Binjai yang telah membayarkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk triwulan III mulai 17 Nopember 2015. “Ini merupakan  pembayaran pertama yang cair di seluruh Indonesia atau setidak-tidaknya untuk pertama di Sumut karena di daerah lain pembayaran ini belum cair,” ungkap Amington Pakpahan Direktur Eksekutif LSM Gatwamtra Binjai, Jumat (20/11) yang sempat menyurati Pj Wali Kota Binjai berkaitan dengan dana ini.Menurut Amington Pakpahan yang juga seorang pendidik di Binjai, sebagai pimpinan LSM  pihaknya menerima banyak keluhan dalam keterlambatan pembayaran dana TPG di Binjai  sama seperti di daerah lain. “Namun di Binjai masih ada dana  TPG yang tersisa di bank, jadi kita mendesak agar dana ini segera dicairkan,” katanya.Amington juga berharap  pembayaran TPG triwulan IV juga harus sudah dibayar sebelum tutup kas bank yaitu 16 Desember 2015. Karena dana TPG yang disimpan di bank masih mencukupi. (A24/A29/q)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Kanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Sidak di Lapas Kelas I Tanjung Gusta

Medan Sekitarnya

Ketua PDI-P Sumut Ancam Pecat Kader Terbukti Kelola Operasional Dapur MBG

Medan Sekitarnya

Polres Sibolga Optimalkan Poskamling Garda Terdepan Harkamtibmas

Medan Sekitarnya

DPD PDI-P Sumut Serahkan 30 SK DPC Periode 2025–2030, Tiga Daerah Masih Proses verifikasi DPP

Medan Sekitarnya

Tim Blue Light Polres Simalungun Sisir Titik Rawan Aksi Premanisme

Medan Sekitarnya

Ringankan Beban Masyarakat dan Tekan Inflasi, Pemkab Humbahas Gelar Pasar Murah