Lubukpakam (SIB)- Keterlambatan pencairan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) periode triwulan IV bulan Oktober-Desember 2015 di Sumut terpaksa disikapi seluruh kepala SD dan SMP yang berada di Deliserdang, dengan menalangi (menutupi) pengeluaran yang tidak bisa dielakkan agar tidak mengganggu operasional sekolah. Kebijakan itu sudah disosialisasikan kepada seluruh Kepala Sekolah penerima BOS, menunggu adanya pencairan dana tersebut. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Deliserdang yang juga Manajer BOS, Misran Sihaloho, Kamis (19/11) ketika dikonfirmasi SIB di ruang kerjanya di Lubukpakam, terkait adanya keterlambatan pencairan dana BOS di Sumut. Keterlambatan pencairan dana BOS sebelumnya sudah disosialisasikan kepada seluruh kepala sekolah, agar disikapi dengan bijak sehingga proses pembelajaran bisa berjalan seperti target yang sudah ditentukan, tanpa melakukan pungutan biaya pendidikan dari pihak manapun.Di Kabupaten Deliserdang sebanyak 1.017 sekolah penerima BOS yakni 257 SMP sederajat dan 760 SD sederajat. Setiap siswa SD menerima dana BOS Rp 800 ribu per tahun atau Rp 200 ribu per triwulan, sedang siswa SMP Rp 1 juta per tahun. Dengan demikian, kebutuhan dana BOS di Kabupaten Deliserdang sekira Rp 60 miliar per triwulan. Menurutnya, pencairan dana BOS triwulan IV akan dicairkan akhir November 2015.Tunjangan Profesi Guru Triwulan III di Binjai CairRibuan guru SD se-Kota Binjai mengucapkan terima kasih kepada Pemko Binjai yang telah membayarkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk triwulan III mulai 17 Nopember 2015. “Ini merupakan pembayaran pertama yang cair di seluruh Indonesia atau setidak-tidaknya untuk pertama di Sumut karena di daerah lain pembayaran ini belum cair,†ungkap Amington Pakpahan Direktur Eksekutif LSM Gatwamtra Binjai, Jumat (20/11) yang sempat menyurati Pj Wali Kota Binjai berkaitan dengan dana ini.Menurut Amington Pakpahan yang juga seorang pendidik di Binjai, sebagai pimpinan LSM pihaknya menerima banyak keluhan dalam keterlambatan pembayaran dana TPG di Binjai sama seperti di daerah lain. “Namun di Binjai masih ada dana TPG yang tersisa di bank, jadi kita mendesak agar dana ini segera dicairkan,†katanya.Amington juga berharap pembayaran TPG triwulan IV juga harus sudah dibayar sebelum tutup kas bank yaitu 16 Desember 2015. Karena dana TPG yang disimpan di bank masih mencukupi. (A24/A29/q)