Kualanamu (SIB)- Presiden Jokowi mengancam akan segera mencopot jabatan pejabat unsur Muspida Plus Sumut dan Kabupaten/ Kota kalau ketangkap menyusup masuk melakukan kegiatan untuk mengantar maupun menjemput penumpang hingga ke tangga pesawat terbang saat parkir di apron Bandara Kualanamu Deliserdang. Hal itu dijelaskan mantan General Manager (GM) PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu, Jaya Tahoma Sirait dalam sambutannya pada pisah sambut pejabat GM AP II Bandara yang lama dengan yang baru Rabu (18/11) malam di gedung Serbaguna. Jaya Tahoma Sirait menambahkan, pihak Otoritas (Otban) Wilayah II Medan dipimpin Erson SH sebagai regulator bandara kebanggaan masyarakat Sumut ini mengetahui persis soal ancaman Presiden Jokowi itu. "Saya hanya menyampaikan pesan dari Kementerian Perhubungan RI menyangkut pelarangan penjemputan maupun mengantar penumpang hingga ke tangga pesawat di Bandara Kualanamu," ujar Sirait. Dalam sambutannya Tahoma Sirait yang baru 10 bulan, 20 hari menjabat sebagai GM Bandara Kualanamu mengakui merasa sedih dan terharu karena kekurangannya tak melakukan kegiatan keagamaan pelaksanaan kurban pada Hari Raya Idul Adha 2015 lalu. Begitupun, Sirait mengharapkan agar pihak Angkasa Pura II Bandara ini pada 2016 agar melaksanakan kurban pada hari raya Idul Adha. "Saya sedih tak ada kegiatan kurban pada hari raya Idul Adha," katanya. Sementara itu, General Manager Bandara Kualanamu yang baru Dani Indra Iriawan berjanji akan berusaha menjadikan Bandara Kualanamu yang luar biasa. Dalam sambutannya Dani juga mengajak masyarakat daerah ini berusaha agar Bandara Kualanamu ini meraih bintang V. "Mari kita perjuangkan Bandara ini bisa meraih bandara bintang 5," ujar Dani. Sementara itu Kapolres Deliserdang AKBP Edi Paryadi menilai kerjasama pihak Angkasa Pura II dengan Muspida Plus Deliserdang selama ini cukup baik. Dalam sambutannya Edi mengucapkan selamat datang kepada Dani Indra Iriawan menjalankan tugasnya sebagai GM Kualanamu yang baru. Hadir dalam acara pisah sambut tersebut Wakil Bupati Deliserdang Zainudin Mars, Kasi Penindakan dan Pencegahan Beacukai Kualanamu Amat Fatoni dan sejumlah undangan lainnya. (A/15y/y)