Medan (SIB)- Puluhan warga Desa Cintadamai Kampunghilir, Percut Sei Tuan mengamankan truk Fuso BK 8443 CM yang memuat pupuk urea sumbangan dari Pemkab Deliserdang yang diduga akan diselewengkan oleh orang yang tak bertanggung jawab, Jumat (20/11) malam.Percut Sei Tuan di antaranya Camat Percut Sei Tuan, Kapolsek, Koramil, Kades dan seorang anggota DPRD Deliserdang, Sabtu (21/11) pagi melakukan mediasi, sehingga aksi warga tak berujung anarkis.Informasi yang dihimpun SIB dari warga di lokasi, pengamanan truk Fuso yang dilakukan warga itu terjadi pada, Jumat sekira pukul 22.00 WIB, truk melintas di Desa Cintadamai Kampunghilir, hendak menuju Desa Pematanglalang. Warga yang curiga lantaran di depan truk dipasangi spanduk yang bertulis "Pupuk Bantuan Pemerintah UPSUS 2015" langsung menghentikan truk.Di situ warga menginterogasi sopir truk, menanyakan kemana pupuk tersebut hendak diantar. Sopir truk mengakui pupuk tersebut merupakan sumbangan gratis dari Pemkab Deliserdang yang nantinya diserahkan ke para petani di Desa Cintadamai Kampunghilir. Puluhan warga pun curiga, karena pupuk itu ditujukan kepada petani setempat, namun para petani tak pernah menerimanya sama sekali. Justru pupuk tersebut hendak diantarkan ke Desa Pematanglalang.Suasana di lokasi sempat memanas. Namun sebagian warga meredam emosi warga lainnya. Malam itu juga mobil tak diizinkan melanjutkan perjalanannya. Sabtu pagi, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Lesman Zendrato beserta anggotanya, anggota Koramil, camat, Kades dan seorang anggota DPR, tiba di lokasi guna melakukan mediasi. Akhirnya warga mengerti dan itu semua hanya salah paham.Menurut sejumlah warga yang berprofesi sebagai petani mengaku mereka baru tahu selama ini ada pupuk gratis pemerintah yang disalurkan Pemkab Deliserdang untuk petani di Desa Cintadamai. Namun diakui warga, mereka belum pernah menerimanya. Justru pupuk yang diangkut truk tersebut diserahkan ke warga Desa Pematanglalang. Warga mengharapkan supaya pihak terkait mengungkap otak di balik penyelewengan pupuk itu. (A20/h)