DPD KNPI Sumut Periode 2015 - 2018 Dilantik

Sugiat: Problem Sumut Narkoba, Begal dan Free Sex, Bukan Dualisme KNPI

- Rabu, 25 November 2015 10:54 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sumatera Utara Sugiat Santoso mengakui, Narkoba saat ini menjadi masalah utama di Sumut. Hal itu dikatakannya saat acara pelantikan DPD KNPI  Sumut periode 2015-2018 di Hotel Polonia Medan, Senin (23/11) malam."Problem kita saat ini adalah masalah Narkoba. Ini masalah utama kita untuk memerangi Narkoba. Bukan masalah dualisme yang perlu kita bahas-bahas," sebutnya.Dia juga mengatakan, selain masalah Narkoba, maraknya perilaku seks bebas atau freesex di kalangan anak muda juga jadi masalah di Sumut. "Hampir 75 persen saat ini pemudi tidak perawan lagi," ungkapnya.Bukan hanya itu, Sugiat juga mengakui belakangan ini para aksi begal yang kerap terjadi di Sumut dilakukan kalangan pemuda. "Kita sangat prihatin apabila membaca media cetak dan menonton berita, para pelaku begal yang marak terjadi saat ini pelakunya hampir seluruhnya kalangan pemuda," ujarnya.Dia menambahkan, selain masalah Narkoba, freesex dan pelaku begal, kasus korupsi juga menjadi salah satu masalah utama di Sumut. "Sumut dilanda persoalan hukum, mari kita sama-sama mengatasi masalah sosial yang terjadi saat ini," sebutnya Ketua DPD KNPI Sumut yang baru.Dia berharap, dualisme di kubu KNPI bukan menjadi masalah yang selalu jadi diperbincangkan. "Kita tidak boleh menghabiskan waktu untuk membahas dualisme ini. Ini suatu problem bersama tapi bukan problem utama. Jangan gara-gara dualisme ini kita gontok-gontokan," jelasnya.Sebagai sesepuh KNPI, Muchrid alias Coky mengaku bangga bisa bergabung dengan KNPI hingga 21 tahun. "Saya bangga di KNPI karena bisa menyatukan sejumlah elemen pemuda," sebutnya.Dalam pelantikan itu, Ketua DPP KNPI M Rifai Darus langsung melantik pengurus DPD KNPI Sumut. Di antaranya sebagai Ketua DPD KNPI Sumut Sugiat Santoso, Sekretaris Iqbal Hanafi dan Bendahara Bachtiar A Sibarani.Saat akan membacakan sumpah dan penyerahan petaka, seorang pria tiba-tiba menjadi perhatian seluruh undangan. Pasalnya, pria tersebut tiba-tiba maju sambil berteriak tentang dualisme di kubu KNPI.Suasana pelantikan pun sempat terhenti sebentar akibat pria tersebut. Pihak kepolisian yang sedang berjaga-jaga dan sejumlah para undangan langsung mengusir pria itu sehingga pelantikan kembali dilanjutkan. (Dik-SPS/h)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Kanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Sidak di Lapas Kelas I Tanjung Gusta

Medan Sekitarnya

Ketua PDI-P Sumut Ancam Pecat Kader Terbukti Kelola Operasional Dapur MBG

Medan Sekitarnya

Polres Sibolga Optimalkan Poskamling Garda Terdepan Harkamtibmas

Medan Sekitarnya

DPD PDI-P Sumut Serahkan 30 SK DPC Periode 2025–2030, Tiga Daerah Masih Proses verifikasi DPP

Medan Sekitarnya

Tim Blue Light Polres Simalungun Sisir Titik Rawan Aksi Premanisme

Medan Sekitarnya

Ringankan Beban Masyarakat dan Tekan Inflasi, Pemkab Humbahas Gelar Pasar Murah