Sukseskan Program Pemerintah di Sektor Kemaritiman dan Hadapi MEA

HNSI Sumut Siapkan "Rembug Nelayan"

- Rabu, 25 November 2015 13:34 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Menyukseskan program pemerintah di sektor kemaritiman dan dalam menghadapi MEA, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumut menyiapkan "rembug nelayan". "Nelayan Sumut harus mempersiapkan diri dalam menyukseskan program pemerintah di sektor kemaritiman dalam menghadapi MEA," kata Ketua HNSI Sumut Syah Afandin kepada SIB di ruang kerja Fraksi PAN DPRDSU, Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (23/ 11). Menurutnya, rembug yang akan dilaksanakan pada awal Desember tersebut membahas sejumlah masalah dan agenda di bidang kenelayanan di Sumut. Di antaranya untuk mengevaluasi kinerja HNSI di kabupaten/kota dan mencari solusi atas masalah yang terjadi di daerah masing-masing. Kemudian, HNSI Sumut juga ingin menyikapi perkembangan regulasi yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menimbulkan polemik di kalangan nelayan. Ia mencontohkan pemberlakukan Peraturan Menteri KKP Nomor 02 tahun 2015 tentang pukat hela yang menimbulkan pertentangan antara nelayan kecil dengan nelayan menengah dan besar. Jika tidak disertai dengan penerapan yang bijaksana di lapangan, dikhawatirkan akan muncul kejadian yang tidak diinginkan di antara nelayan. Demikian juga kerusakan ekosisten laut akibat semakin sedikitnya persediaan tanaman bakau (mangrove) yang ditebang untuk kepentingan berbagai usaha. Padahal, keberadaan hutan bakau tersebut sangat penting untuk mendukung kelestarian ekosistem di pinggiran laut yang menjadi lokasi penangkapan ikan bagi nelayan kecil. "Disebabkan menggunakan kapal ukuran kecil, nelayan tradisional selama ini sepenuhnya berharap dari hasil tangkap di daerah pinggiran," katanya. Kemudian, kata dia, HNSI Sumut juga ingin program KKP dibawah kepemimpinan Menteri Susi Pudjiastuti untuk memperkuat sektor kemaritiman tepat sasaran.Secara organisasi, HNSI Sumut memberikan apresiasi terhadap berbagai program bantuan yang disiapkan Menteri KKP Susi Pudjiastuti untuk memperkuat sektor kemaritiman. Namun, berbagai bantuan yang menggunakan anggaran yang sangat besar diharapkan tepat sasaran sehingga dapat memperkuat daya saing nelayan nasional. "Jangan sampai bantuan yang bagus selama ini diberikan pada kelompok yang bukan nelayan," kata Syah Afandin. HNSI Sumut akan menyerahkan seluruh hasil rembug nelayan tersebut sebagai rekomendasi ke KKP. "Seluruh rekomendasi itu dimaksudkan untuk memperkuat kesiapan nelayan Sumut dalam menghadapi MEA," ungkap Afandin. (A21/h)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Kanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Sidak di Lapas Kelas I Tanjung Gusta

Medan Sekitarnya

Ketua PDI-P Sumut Ancam Pecat Kader Terbukti Kelola Operasional Dapur MBG

Medan Sekitarnya

Polres Sibolga Optimalkan Poskamling Garda Terdepan Harkamtibmas

Medan Sekitarnya

DPD PDI-P Sumut Serahkan 30 SK DPC Periode 2025–2030, Tiga Daerah Masih Proses verifikasi DPP

Medan Sekitarnya

Tim Blue Light Polres Simalungun Sisir Titik Rawan Aksi Premanisme

Medan Sekitarnya

Ringankan Beban Masyarakat dan Tekan Inflasi, Pemkab Humbahas Gelar Pasar Murah