36 Relawan ikut Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana yang Digelar PMI Medan

- Kamis, 26 November 2015 13:43 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib_36-Relawan-ikut-Pelatihan-Kesiapsiagaan-Bencana-yang-Digelar-PMI-Medan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
Peserta Pelatihan KBBM berfoto bersama jajaran Pengurus PMI Kota Medan dan PMI Sumut, Selasa (24/11).
Medan (SIB)- Sebanyak 36 relawan mengikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat (KBBM) yang dilaksanakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan di Balai Rahmat Shah Jl Medan-Binjai, Medan 23-28 November.Dalam sambutannya, Ketua PMI Kota Medan Drs H Musa Rajeckshah MHum yang diwakili Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, M Rifai mengatakan, pelatihan KBBM merupakan program PMI Kota Medan untuk menyiapkan tenaga/relawan, yang tanggap di daerah-daerah rawan bencana. Nantinya para peserta dapat menjadi motor dalam penyaluran bantuan di daerah yang tertimpa bencana."Memang kendala yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman akan lokasi yang tertimpa bencana. Sehingga penyaluran bantuan yang diperlukan menjadi terhambat. Karena yang paling mengenal lingkungan adalah warga setempat," kata M Rifai saat membuka kegiatan, Selasa (24/11) malam.Karena itu, tambahnya, pelatihan KBBM ini mengikuti standar PMI. Ke depan, PMI Medan akan melanjutkan pelatihan tersebut ke jenjang berikut yaitu siaga bencana. Dengan demikian, kapasitas pelayanan kepada korban bencana dapat ditingkatkan melalui tenaga/relawan tanggap yang ada di lapangan.Adapun materi yang diberikan adalah; kepalangmerahan, konsep strategi dan pendekatan KBBM, memahami bahaya, resiko dan kerentanan, belajar untuk bisa bekerja dan bermitra dengan masyarakat, pengorganisasian masyarakat dalam upaya pengurangan resiko, penilaian kerentanan dan pemetaan bahaya, perencanaan partisipatif dan PIMES (perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi dan sistem) KBBM, advokasi dan sosialisasi, pengurangan resiko ancaman bencana, pengurangan resiko masalah kesehatan, lingkungan dan perubahan iklim, penyadaran masyarakat terhadap resiko bencana.Ketua Panitia Rosda SE melaporkan, 36 peserta terdiri dari utusan PMI kecamatan, KSR PMI Kota Medan, Unimed dan IAIN. Sebagai pemateri, panitia mendatangkan fasilitator dari PMI Sumut dan PMI Kota Medan. Pelatihan KBBM ini mendapat apresiasi dari Pengurus PMI Sumut yang disampaikan M Koto SKM. "Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi orang banyak. Kiranya peserta bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini," pesannya. (A14/h)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Ketegangan AS-Iran Tekan Rupiah, Dolar Dekati Rp17.000

Medan Sekitarnya

Harga Cabai Rawit di Saribudolok Anjlok, Petani Keluhkan Pendapatan Turun

Medan Sekitarnya

PERHAPI: Banjir Garoga Dipicu Hujan Ekstrem, Tambang Jadi Buffer

Medan Sekitarnya

Ekspor Sumut Januari 2026 Tembus 1,007 Miliar Dolar AS

Medan Sekitarnya

Viral, Rombongan Bupati Deliserdang Dicegat Warga Protes Jalan Rusak di STM Hulu

Medan Sekitarnya

Sidang Korupsi Video Profil Desa di PN Medan Diskors, Aktivis Soroti Dugaan Intervensi