Medan (SIB)- Untuk menumbuhkan kesadaran akan kepedulian lingkungan terhadap murid-murid sekolah dasar di Medan Selayang, UPT TK/SD Medan Selayang mengkampanyekan gerakan menanam 8.000 pohon. Kegiatan yang ditujukan kepada 32 sekolah dasar tersebut melibatkan kurang lebih 8000 orang siswa. Dalam tahapan pelaksanaannya ditargetkan setiap satu siswa menanam 1 bibit pohon.Gerakan menanam pohon ini menurut Kepala UPT TK/SD Kecamatan Medan Selayang Rosmauli pada acara yang berlangsung Sabtu (28/11) di SD Swasta Masehi Jalan Ngumban Surbakti mengatakan, kegiatan ini secara bertahap akan dilaksanakan di sekolah-sekolah, di jalan, di pekarangan rumah dan di lokasi-lokasi yang diberikan izin untuk ditanam pohon. “Pentingnya kegiatan ini mengingat kita sangat membutuhkan oksigen untuk udara bersih, dan pohon akan membuat udara kita menjadi bersih dan asriâ€, ungkapnya.Dia berharap semua stakeholder dapat medukung gerakan siswa menanam dan menumbuhkan pohon menjadi hari nasional sehingga lingkungan bisa terjaga untuk generasi mendatang.Menurutnya, dengan menanam pohon secara terprogram dan dilaksanakan dengan gerakan yang menyeluruh maka bumi akan menjadi hijau sehingga dapat mengurangi polusi udara, lingkungan menjadi asri sehingga kondisi ini sangat mendukung untuk kegiatan belajar mengajar.“Sengaja kita melakukan pendekatan program penghijauan melalui anak-anak sekolah. Mereka menanam pohon di sekolah, kemudian di lingkungan nya dan pada akhirnya akan tumbuh suatu kecintaan bagi mereka akan pentingnya pohon sebagai pendukung lestarinya lingkungan hidup.Sementara itu, Asisten II Pemko Medan Erwin Lubis mengapresiasi kegiatan yang dicanangkan oleh KUPT Medan Selayang tersebut dan berharap kegiatan semacam ini bisa diikuti oleh sekolah-sekolah lain. Saya sangat mengapresiasi KUPT Medan Selayang karena telah menggiatkan kegiatan menanam dan menumbuhkan 8000 pohon.Menurutnya, Medan harus bisa menjadi kota yang asri dan tidak boleh lagi ada banjir, untuk itu perlu dilaksanakan langkah-langkah mengatasinya, salah satunya adalah program penghijauan lingkungan sehingga bisa menampung resapan air .“Program semacam ini bagi siswa SD tentu bisa menggugah kesadaran lingkungan sejak dini. Sehingga mereka juga nantinya akan lebih sensitif lagi ke depan mengenai arti pentingnya lingkungan hijau, dan asriâ€, ujarnya.Acara tersebut ditandai dengan penanaman pohon. Selain itu panitia juga menampilkan berbagai pagelaran seni menari dan menyanyi serta pagelaran busana yang berkonsep Green Earth. Setiap sekolah dasar menampilkan kebolehan mereka masing-masing. (DIK-DH/c)