Medan Kembali Dilanda Banjir

Warga Kecewa, Pemko Medan Selama Ini Tak Becus Urusi Drainase

- Selasa, 01 Desember 2015 11:08 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/12/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Akibat hujan lebat mengguyur hingga 3–4 jam lebih, sejumlah kawasan di Medan kembali mengalami banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, Senin (30/11) pagi. Akibatnya, aktifitas ribuan warga terhambat lantaran terkendala saat melintasi berbagai ruas jalan yang digenangi air dan harus menunggu berjam-jam hingga air surut.Dari amatan tim wartawan SIB, kawasan pemukiman penduduk yang terkena banjir di antaranya  kawasan Kecamatan Medan Denai Mandala, Medan Tembung, Medan Marelan, Medan Labuhan, Medan Timur, Medan Barat, Medan Kota, Medan Area dan lainnya. Banyak pengendara sepedamotor dan mobil mogok akibat melintas di berbagai ruas jalan yang umumnya digenangi air hingga mencapai lutut orang dewasa. Banyak juga pengendara enggan melintas di lokasi dan hanya menunggu air surut, yang menyebabkan arus lalulintas menjadi macet. Banyak juga pengendara yang memutar arah, dan kembali menuju rumahnya.Parahnya banjir juga terlihat di Jalan Garuda/Mandala, Medan Denai. Penyebabnya jalan di lokasi rusak parah dan berlubang. Dari amatan SIB, banyak pengendara roda 2 terjatuh di lokasi, lantaran melintas di jalan berlobang yang tak terlihat karena digenangi air. Juga banyak kendaraan yang mogok.Di Jalan Mandala By Pass, Medan Tembung sedang berlangsung proyek pengecoran jalan beton. Air hujan menutupi jalan yang belum mendapat giliran untuk dicor. Jalan Mandala by Pass yang memang sering macet akibat proyek itu menjadi makin parah akibat meluasnya genangan banjir. Tak jauh dari lokasi, Jalan Pukat 1-7 dan Pukat Banting 1-7 juga mengalami kebanjiran. Air hujan juga menggenangi rumah warga, sehingga perabotan rumah tangga milik warga banyak yang rusak.Sementara itu, di Jalan Letda Sujono, Medan Tembung, tak jauh dari Polsek Percut Sei Tuan juga mengalami kebanjiran. Yang lebih menjadi perhatian wartawan, di Jalan Letda Sujono, tepatnya jalan menuju pintu-keluar masuk tol Bandar Selamat saat ini sedang dilakukan pengaspalan, guna mengantisipasi banjir. Namun sia-sia, jalan yang merupakan langganan banjir itu tetap digenangi air hujan setinggi orang dewasa. Banyak kendaraan roda 2 dan lebih rusak akibat melintas di lokasi.Namun banjir tersebut dimanfaati para remaja yang setiap harinya nongkrong di lokasi sebagai polisi cepek, dengan membantu kendaraan yang mogok.Di lokasi lain, wartawan SIB melaporkan ribuan rumah penduduk di Kecamatan Medan Marelan dan Medan Labuhan juga kembali tergenang air, Senin (30/11).Kondisi tersebut mengakibatkan arus lalulintas di Jalan KL Yos Sudarso Simpang Klantor Medan Labuhan dan di sepanjang Jalan Marelan Raya mengalami kemacetan total karena sejumlah pengemudi memaksa kendaraan bermotornya menerobos genangan air pada badan jalan yang cukup tinggi.Pantauan wartawan genangan air hujan pada badan jalan dan kawasan pemukiman penduduk terparah akibat pendangkalan parit terjadi di Jalan Marelan Raya Kelurahan Tanah Enam Ratus, kawasan Pasar 3, Pasar 4, Jalan Kapten Rahmad Buddin sekitarnya. Sedangkan di Kecamatan Medan Labuhan terjadi di kawasan Jalan Titi Pahlawan Simpang Kantor, Jalan Asam dan Jalan Rawe Martubung sekitarnya.Halaman Mapolsekta Medan Labuhan, Puskesmas dan pemukiman penduduk."Jangankan waktu hujan, saat cuaca cerah jalan ini juga sering tergenang air dari parit tidak ada yang mau mengeruknya, baik pemilik Ruko maupun pemerintah setempat," ujar Putra kepada wartawan terkait kondisi parit yang buruk hampir di sepanjang Jalan Marelan Raya.Buruknya drainase di Kota Medan selama bertahun-tahun ini selalu menjadi polemik bila hujan melanda Kota Medan. Seperti hujan deras yang terjadi pada Senin (30/11) kembali membuat banjir di Jalan Jawa Medan persisnya di depan Centre Point."Padahal ada pusat perbelanjaan mewah (Centre Point) disini, metropolitan tapi kalau hujan pasti selalu banjir dimana mana," kesal pengendara sepedamotor bernama Bowo.Sementara, salah seorang warga, Ari (24) mengaku genangan air ini disebabkan buruknya drainase yang setiap tahun jadi objek proyek Dinas Bina Marga Kota Medan dengan nilai ratusan miliar rupiah setiap tahun.Bunga (25) salah seorang pengendara sepeda motor di Jalan Prof HM Yamin, kepada SIB mengatakan,  kecewa kepada Pemko Medan semasa dipimpin Dzulmi Eldin yang tidak becus memerbaiki seluruh parit sehingga setiap hujan turun air tergenang di jalan.Karena itu ia meminta Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan segera mengerahkan dinas terkait agar seluruh parit dan gorong-gorong seluruhnya dikorek dengan bagus. (A20/A9/Dik-SPS/A16/d)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Ekspor Sumut Januari 2026 Tembus 1,007 Miliar Dolar AS

Medan Sekitarnya

Viral, Rombongan Bupati Deliserdang Dicegat Warga Protes Jalan Rusak di STM Hulu

Medan Sekitarnya

Sidang Korupsi Video Profil Desa di PN Medan Diskors, Aktivis Soroti Dugaan Intervensi

Medan Sekitarnya

Tim Gabungan TNI-Polri Tertibkan PETI di Madina, 6 Excavator dan 6 Pekerja Diamankan

Medan Sekitarnya

Safari Ramadan, Pemko Tebingtinggi Serap Aspirasi Warga dan Santuni Anak Yatim

Medan Sekitarnya

Perkuat Silaturahmi, PDIP Medan Sambangi Lima Kecamatan di Bulan Ramadan