Kualanamu (SIB)- Ratusan penumpang maskapai penerbangan Lion Air JT-0305 rute Banda Aceh menuju Jakarta melalui Kualanamu, Minggu (29/11) malam merasa kecewa dan menduga pihak penerbangan itu berhasil mengibuli mereka. Bahkan para penumpang ini bersedia bergadang di ruang Customer Service Lounge (CSL) Bandara itu menunggu besoknya Senin (30/11) pagi baru diberangkatkan ke Jakarta.Para penumpang Lion Air JT- 0305 yang berjumlah 120 orang itu terbang dari Banda Aceh tujuan Jakarta dan transit di Kualanamu pukul 18.25 WIB.Setelah turun dari pesawat, para penumpang itu diarahkan pihak Lion Air masuk ke ruang customer service lounge, bukan ke ruang tunggu penumpang di terminal keberangkatan Bandara Kualanamu.Saat para penumpang yang transit di Bandara Kualanamu itu berada di ruang CSL pesawat Lion Air JT-0305 langsung terbang ke Jakarta mengangkut ratusan penumpang lain dari Bandara Kualanamu. Kegaduhan dan keributan pun merebak, namun berkat kejelian sejumlah petugas sekuriti dan pihak kepolisian Polres Deliserdang suasana berubah menjadi tenang.Deputy Lion Air Asido menyatakan pihaknya menyediakan dua hotel menampung 120 penumpang yang transit ke Jakarta dari Banda Aceh itu. Namun, para penumpang itu menuntut agar mereka lebih baik begadang di ruang Customer Service Lounge. "Kami tak mau berpisah nginap di dua hotel, lebih baik nginap di Bandara ini, tapi sediakan makan malam," ujar para penumpang ini.Deputy Lion Air pada pukul 23.30 WIB mengabulkan permintaan para penumpang yang gagal terbang ke Jakarta dari Banda Aceh melalui Kualanamu tersebut. Penumpang itu diterbangkan Senin pagi.Sementara itu 51penumpang Lion Air yang transit dari Bandung, Banda Aceh dan Pekanbaru menuju Batam melalui Bandara Kualanamu, juga gagal terbang melanjutkan perjalanannya.Petugas Lion Air kepada wartawan SIB mengatakan, para penumpang yang gagal terbang ke Batam yang berjumlah 51 itu menginap di hotel yang ditentukan. (A/15/y)