Warga Kerap Cium Bau Busuk, Sampah Dibiarkan Menggunung di Perumnas Mandala

- Selasa, 01 Desember 2015 11:23 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/12/hariansib_Warga-Kerap-Cium-Bau-Busuk--Sampah-Dibiarkan-Menggunung-di-Perumnas-Mandala.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Roy Damanik SKom
SAMPAH SEPERTI GUNUNG: Terlihat jelas tumpukan sampah seperti gunung di TPS Jalan Garuda Perumnas Mandala, Percut Sei Tuan. Selain itu, eskavator hanya dipajangkan di depan TPS, sehingga menjadi tontonan warga sekitar dan yang melintas di lokasi. Foto dip
Medan (SIB)- Warga Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan akhir-akhir ini resah oleh bau busuk yang berasal dari sampah yang tingginya mencapai atap rumah warga, di tempat pembuangan sampah (TPS) Jalan Garuda.Dari amatan SIB di lokasi, Senin (30/11) siang, TPS tak bisa lagi menampung tumpukan sampah organik dan nonorganik, sehingga sebagian menumpuk di badan jalan. Siang itu tidak ada aktivitas mengangkut sampah yang sudah menumpuk seperti gunung. Yang terlihat hanya aktivitas sejumlah kaum ibu yang mencoba mengais rezeki di lokasi TPS, dengan mengumpulkan plastik-plastik.Sedangkan eskavator yang biasanya digunakan untuk membantu pengangkutan sampah, hanya dipajangkan di depan TPS. Warga sekitar yang bermukim tak jauh dari lokasi serta pengendara yang melintas di lokasi merasa risih dengan bau busuk dari sampah tersebut. Sejumlah warga juga mengaku pernah menanyakan ke pihak kelurahan, kenapa permasalahan tumpukan sampah itu tak kunjung selesai. Alasan pihak kelurahan permasalahannya ada pada truk pengangkut sampah serta eskavator yang kerap rusak.Seorang warga sekitar, Mailando (23) sangat mengharapkan camat Percut Sei Tuan dan ataupun kelurahan setempat benar-benar bekerja mengatasi permasalahan tumpukan sampah di TPS yang tak pernah terselesaikan."Jika begini terus, aroma bau busuk tetap ada, sehingga warga resah. Sudah bertahun-tahun tumpukan sampah tersebut menggunung. Tidak pernah sampah itu rata hingga setinggi pinggang orang dewasa. Seharusnya pihak terkait jeli dalam hal ini, jangan terlalu sepele. Ini dapat menimbulkan efek negatif terhadap warga," katanya.Warga sekitar mengharapkan Bupati Deliserdang Ashari Tambunan mau meninjau lokasi di TPS, supaya permasalahan sampah yang menjadi momok bagi warga segera terselesaikan. Jika terbukti ada permainan antara camat dan lurahnya, segera ditindak."Perumnas Mandala merupakan basis suara untuk Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan saat Pilkada. Mudah-mudahan bapak Bupati meninjau ke TPS, guna mencari solusi. Jika ada bawahannya melakukan penyelewengan, segera ditindak. Kami sangat mengharapkan Perumnas Mandala kembali asri seperti dulu, tak pernah ada masalah dalam keadaan kondisi sampah yang menumpuk," harapnya. (A20/q)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Ekspor Sumut Januari 2026 Tembus 1,007 Miliar Dolar AS

Medan Sekitarnya

Viral, Rombongan Bupati Deliserdang Dicegat Warga Protes Jalan Rusak di STM Hulu

Medan Sekitarnya

Sidang Korupsi Video Profil Desa di PN Medan Diskors, Aktivis Soroti Dugaan Intervensi

Medan Sekitarnya

Tim Gabungan TNI-Polri Tertibkan PETI di Madina, 6 Excavator dan 6 Pekerja Diamankan

Medan Sekitarnya

Safari Ramadan, Pemko Tebingtinggi Serap Aspirasi Warga dan Santuni Anak Yatim

Medan Sekitarnya

Perkuat Silaturahmi, PDIP Medan Sambangi Lima Kecamatan di Bulan Ramadan