Medan (SIB)- Warga Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan akhir-akhir ini resah oleh bau busuk yang berasal dari sampah yang tingginya mencapai atap rumah warga, di tempat pembuangan sampah (TPS) Jalan Garuda.Dari amatan SIB di lokasi, Senin (30/11) siang, TPS tak bisa lagi menampung tumpukan sampah organik dan nonorganik, sehingga sebagian menumpuk di badan jalan. Siang itu tidak ada aktivitas mengangkut sampah yang sudah menumpuk seperti gunung. Yang terlihat hanya aktivitas sejumlah kaum ibu yang mencoba mengais rezeki di lokasi TPS, dengan mengumpulkan plastik-plastik.Sedangkan eskavator yang biasanya digunakan untuk membantu pengangkutan sampah, hanya dipajangkan di depan TPS. Warga sekitar yang bermukim tak jauh dari lokasi serta pengendara yang melintas di lokasi merasa risih dengan bau busuk dari sampah tersebut. Sejumlah warga juga mengaku pernah menanyakan ke pihak kelurahan, kenapa permasalahan tumpukan sampah itu tak kunjung selesai. Alasan pihak kelurahan permasalahannya ada pada truk pengangkut sampah serta eskavator yang kerap rusak.Seorang warga sekitar, Mailando (23) sangat mengharapkan camat Percut Sei Tuan dan ataupun kelurahan setempat benar-benar bekerja mengatasi permasalahan tumpukan sampah di TPS yang tak pernah terselesaikan."Jika begini terus, aroma bau busuk tetap ada, sehingga warga resah. Sudah bertahun-tahun tumpukan sampah tersebut menggunung. Tidak pernah sampah itu rata hingga setinggi pinggang orang dewasa. Seharusnya pihak terkait jeli dalam hal ini, jangan terlalu sepele. Ini dapat menimbulkan efek negatif terhadap warga," katanya.Warga sekitar mengharapkan Bupati Deliserdang Ashari Tambunan mau meninjau lokasi di TPS, supaya permasalahan sampah yang menjadi momok bagi warga segera terselesaikan. Jika terbukti ada permainan antara camat dan lurahnya, segera ditindak."Perumnas Mandala merupakan basis suara untuk Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan saat Pilkada. Mudah-mudahan bapak Bupati meninjau ke TPS, guna mencari solusi. Jika ada bawahannya melakukan penyelewengan, segera ditindak. Kami sangat mengharapkan Perumnas Mandala kembali asri seperti dulu, tak pernah ada masalah dalam keadaan kondisi sampah yang menumpuk," harapnya. (A20/q)