Ratusan Rumah dan Areal Pertanian di Marelan dan Medan Labuhan Masih Tergenang Air

* Rumah di Medan Maimun Ambruk
- Rabu, 02 Desember 2015 10:44 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/12/hariansib_Ratusan-Rumah-dan-Areal-Pertanian-di-Marelan-dan-Medan-Labuhan-Masih-Tergenang-Air.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Pally Simangunsong
Masih Tergenang : Akibat buruknya drainase, hingga Selasa sore (1/12) kawasan pemukiman penduduk di Marelan masih tergenang air hujan.
Belawan (SIB)- Ratusan rumah penduduk dan ruas-ruas jalan di Kelurahan Rengaspulau dan Kelurahan Terjun hingga Selasa (1/11) masih tergenang air hujan. Selain itu, puluhan hektar areal pertanian di kawasan Ching Kwan Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan dan Marelan juga masih tergenang.Genangan air di kawasan pemukiman penduduk dan areal pertanian dengan ketinggian kurang lebih 50 centimeter tersebut merupakan luapan dari parit utama di Marelan dan Medan Labuhan.Kondisi tersebut mengakibatkan aktivitas atau tempat pelayanan masyarakat seperti Puskesmas di Kecamatan Medan Marelan mengalami gangguan karena turut tergenang air."Parit utama sudah lama mengalami pendangkalan serta tumpat karena banyak pihak yang membuang sampah sembarangan dan belum dilakukan pengerukan oleh instansi terkait Pemko Medan," ujar Buyung salah seorang warga Marelan.Sementara itu terkait tergenangnya puluhan hektar areal pertanian di Kelurahan Martubung Medan Labuhan, Hasrul dan Asmaluddin mengatakan, genangan air yang menggenangi tanaman singkong dan padi mereka berasal dari luapan Parit Busuk. "Seharusnya singkong ini kami panen dua bulan ke depan tapi karena tergenang air terpaksa dipanen lebih awal," jelas Hasnul kepada wartawan.Kalangan petani di Medan Labuhan juga berharap instansi terkait segera membenahi Parit Busuk dengan melakukan pengerukan serta melakukan pelebaran sehingga saat musim hujan genangan air yang sangat merugikan warga tidak terulang kembali.  Dilokasi berbeda, sebuah rumah di Jalan Teratai, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun ambruk akibat diterjang banjir yang mengakibatkan longsor, Senin (30/11). Diketahui, rumah yang dihuni satu keluarga ini tepat berdiri dipinggir Sungai Deli. Kepada wartawan, pemilik rumah Didi Armaza (40) mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu, lanjutnya, Didi bersama istri dan kedua anaknya sedang menonton tv di ruang tamu. Namun tiba-tiba, terdengar suara keras dari arah dapur dan goncangan seperti gempa yang membuat keluarganya panik."Kami langsung lari ke luar rumah. Saat kami ke dapur, ternyata lantai rumah sudah amblas ke dalam sungai. Memang tak ada yang terluka, karena ruang tamu ambruk setelah dapur. Begitu mendengar suara keras dan guncangan seperti gempa, kami langsung lari keluar," ujarnya.Akibat kejadian itu, dapur rumah ambruk, diikuti ruang tamu rumah. Disebutkan, semua perlengkapan seperti mesin cuci, lemari dan alat alat dapur jatuh ke sungai. Dikatakan, saat ini mereka harus mengungsi ke rumah keluarga mereka di Binjai. "Sudah 20 tahun aku tinggal di rumah ini bersama keluarga, baru kali ini terjadi kejadian seperti itu," tambahnya. (A9/A19/y) 


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Pemuda Berstatus Pelajar yang Viral Diamankan Unit PPA Polres Tapteng

Medan Sekitarnya

Wali Kota Tebingtinggi Siapkan Perwal Pemotongan Zakat 2,5 Persen bagi ASN

Medan Sekitarnya

Safari Ramadan di Bukit Tusam, Zul Fahmi Ajak Perangkat Desa Makmurkan Masjid

Medan Sekitarnya

Realisasi Investasi Sumut Terus Naik, Ditargetkan Tembus Rp100 Triliun hingga 2029

Medan Sekitarnya

Dua Pengedar Sabu Diciduk Polisi di Jalan Denai Gang Jati Medan

Medan Sekitarnya

Polsek Marbau Ringkus Pria Diduga Pengedar Sabu di Labura