Selama ini Merasa Kurang Dipedulikan

Komunitas Futsal Kota Medan Pilih Dukung REDI Menangkan Pilkada

- Jumat, 04 Desember 2015 09:55 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/12/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB) - Sejumlah Komunitas Olahraga yang mengatasnamakan Tim Futsal Anak Medan siap mendukung dan memenangkan pasangan Calon (Paslon) Wali kota dan Wakil Wali kota Medan nomor urut 2, Ramadhan Pohan - Eddie Kusuma Panjaitan (REDI) pada Pilkada Kota Medan, 9 Desember mendatang. Sekitar 50 orang lebih mendatangi Posko pemenangan REDI untuk mendeklarasikan sebagai relawan tim pemenangan di Jalan Gajah Mada Medan, Selasa (1/12). Ketua tim futsal Anak Medan, Fandi mengatakan, alasan mereka mendukung pasangan REDI karena  adanya panggilan hati serta tertarik dengan salah satu program unggulan REDI dapat membangkitkan gairah dan prestasi olahraga di Medan dalam 2 tahun ke depan. “Ini murni panggilan hati kami. Saya bersama teman-teman melakukannya secara terbuka tanpa ada imbalan sepersenpun. Kita di sini cuma ingin bersilaturahmi dan siap mendukung REDI pada Pilkada Medan nanti,” jelas Fandi. Bahkan, mereka siap menjadi gardu terdepan dalam mengawasi tindakan curang yang dilakukan Paslon lain maupun oknum-oknum yang berusaha menggagalkan REDI memenangkan Pilkada serentak tahun ini. “Tidak hanya itu, mulai hari ini kita akan action dengan membantu ikut mengawasi segala kecurangan.  Kita bisa awasi dengan mengambil foto-foto bukti kecurangan itu,” tambahnya. Pihaknya menginginkan pemerintah yang sehat ke depan. Karena selama ini olahraga di Medan, khususnya futsal kurang diperdulikan. “Kalo dibilang kecewa sih, bahasa orang Medannya kita bilang ‘parsahalian’. Kami selama ini merasa tidak diperdulikan ya khususnya cabang olah raga futsal, padahal baik sebelum maupun setelah menjadi wali kota, kita juga pernah bertemu mereka. Tapi sampai hari ini tidak ada tanggapan mereka,” ucapnya. Mendengar keluhan dan dukungan langsung dari kalangan anak muda ini, Ramadhan mengaku, apapun masalah yang terjadi di  pesepakbolaan nasional,  tidak akan berpengaruh terhadap olahraga di Medan. Dikatakan pria yang pernah menjadi manajer timnas Indonesia ini, ke depan jika dirinya terpilih, kepengurusan olahraga akan diserahkan kepada ahlinya yang paham dengan teknis maupun prestasi. “Tugas pemimpin adalah mendatangkan pemain dan mengatasi masalah yang berhubungan dengan non teknis. Masalah teknis akan saya serahkan kepada ahlinya, tapi semua adalah tanggungjawab Wali Kota,” tegasnya sembari mengatakan bahwa kalau sepakbola mau maju, Wali Kotanya harus gila bola. Walau secara profesi dirinya adalah seorang politisi, namun ia tidak ingin sepakbola Medan masuk dalam ranah politik. Ia mengungkapkan, sejak ia menjadi manajer Timnas, dirinya pernah merasa dihalang-halangi untuk mendatangkan pemain, karena adanya unsur politis. “PSMS ke depan akan saya dukung dan akan saya berikan bantuan langsung secara pribadi, termasuk futsal ini,” ucapnya. Tidak hanya itu, Pemko Medan harus memiliki ambisi besar untuk membangun fasilitas lapangan futsal berstandar internasional. “Saya optimis dan selalu memberikan kepercayaan besar kepada orang-orang yang memberikan dukungannya kepada saya dan Pak Eddie Kusuma. Karena itu, saya yakin dalam 2 tahun sepakbola dan futsal di Medan akan bangkit dengan dukungan semua pihak,” janjinya. (A18/f)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

MPK Indonesia Gelar Rakernas 2026 di Tarutung

Medan Sekitarnya

Hendra Pardede Serahkan Bantuan kepada Keluarga Yatim Piatu di Pematangsiantar

Medan Sekitarnya

Ketua Komisi D DPRD Sumut Desak Status Ribuan Guru Honorer Segera Diperjelas

Medan Sekitarnya

Ketegangan AS-Iran Tekan Rupiah, Dolar Dekati Rp17.000

Medan Sekitarnya

Harga Cabai Rawit di Saribudolok Anjlok, Petani Keluhkan Pendapatan Turun

Medan Sekitarnya

PERHAPI: Banjir Garoga Dipicu Hujan Ekstrem, Tambang Jadi Buffer