Medan (SIB)- Mantan gubernur Sumut Periode 1967-1978 Mayjen Purn Marahalim Harahap meninggal dunia di RS Permata Bunda Medan Kamis, (03/11) sekitar pukul 06:00 di usia 94 tahun. Di rumah duka Jalan Sakti Lubis, terlihat ribuan orang secara bergantian mengucapkan perpisahan dan memberikan ucapan duka cita kepada keluarga almarhum.Saat diwawancarai, cucu tertua dari anak perempuan almarhum, Muchlis Pohan kepada wartawan mengatakan, tokoh penting yang juga pencetus kejuaraan sepakbola internasional di Sumut dengan nama Marahalim Cup ini meninggal akibat serangan jantung. "Sekitar pukul 11 : 00 WIB, beliau dilarikan ke rumah sakit akibat penyakit jantung. Tetapi memang 10 tahun terakhir beliau sakit stroke. Keluarga sudah berusaha dan berbuat yang terbaik untuk kesembuhan beliau yang memang sudah sering keluar masuk rumah sakit. Tapi Tuhan berkehendak lain, sekitar pukul 06:00 WIB, beliau dipanggil Yang Maha Kuasa, " kata Pohan kepada SIB.Dijelaskan Muchlis, almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Jalan Sisingamangaraja Medan selepas sholat Ashar.“Sesuai motto hidupnya "Tidak ada kata seri, yang ada hanya kalah atau menang. Beliau berharap agar pemerintahan Sumut bisa lebih baik, khususnya dalam kemajuan olahraga sepak bola. Tidak ada kata menyerah. Jika dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti bisa, "ucap Muchlis menirukan ucapan almarhum Marahalim.Marahalim lahir 28 Februari 1921 di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Setelah lulus dari Sekolah Rakyat (SR), Marahalim yang dikenal cerdas bergabung ke dunia militer. Banyak jasa yang diraih khususnya dalam membantu menumpas pemberontakan di tanah air, hingga akhirnya ia dipercaya menjadi Gubernur Sumatera Utara menggantikan PR Telambanua periode 1967-1978.. Dijelaskan cucu Marahalim, dalam wafatnya, beliau meninggalkan 7 anak, 24 orang cucu dan 24 orang cicit. (Dik-FS/c)