Petugas Bandara KNIA Dituding “Tebang Pilih” Tertibkan Calo dan Porter Liar

- Minggu, 06 Desember 2015 14:15 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/12/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Kualanamu (SIB)- Menjelang Natal dan Tahun Baru, petugas Bandara Kualanamu dituding lebih aktif mengamankan calo dan porter liar  yang beraksi di area terminal keberangkatan ketimbang di area kedatangan. Amir yang tinggal di kawasan Jalan Multatuli Medan Kamis siang saat menawarkan jasa porter kepada penumpang diamankan petugas ke Pos 6 kawasan hutan belantara Pantailabu. Kepada SIB, Amir mengatakan, dia dihukum membersihkan sampah yang berserakan di Pos 6 itu. Petugas Bandara memulangkan Amir ke Bandara Kualanamu  pukul 18.30 WIB  petang dengan mobil patroli Angkasa Pura (AP) II Kualanamu. Seorang pejabat Angkasa Pura II mengatakan Amir sudah berkali-kali membuat pernyataan tak mengulangi perbuatannya menjadi porter liar, namun dia tak kapok-kapoknya dihukum petugas.  PT AP II Bandara Kualanamu mulai 13 Juli 2013 lalu saat dipimpin HT Said Ridwan  memang meniadakan  jasa porter  di Bandara ini. Di Bandara Kualanamu tak ada porter lagi.Pihak Angkasa Pura II membuat sejumlah papan pengumuman bertuliskan  "Dilarang Masuk dan Beroperasi Bagi Calo Tiket, Taxi Gelap, Porter Liar dan Pedagang Asongan" di Bandara Kualanamu. Papan pengumuman ini dipasang  di sejumlah area terminal Bandara tersebut.Petugas Bandara sudah banyak mengamankan pengemudi taksi gelap, porter liar dan calo tiket saat beraksi. Namun, pantauan SIB, di area terminal kedatangan terminal Bandara ini memang terlihat dengan tegas petugas Bandara dibantu sejumlah anggota Polres Deliserdang mengamankan pengemudi taksi gelap nongol di sana. Bahkan pengemudi taksi argometer serta plat hitam yang mengantongi ijin dihalau petugas masuk ke area kedatangan menawarkan taksi kepada para penumpang pesawat udara. Begitupun,  porter liar dan calo menjelang Natal dan Tahun Baru 1 Januari 2016 terlihat bebas gentayangan  beraksi di area kedatangan luar negeri Bandara ini termasuk area kedatangan domestiknya. Padahal area ini steril, tak sembarangan bebas masuk.Kasi Penindakan dan Pencegahan Bea Cukai Kualanamu Amat Fatoni sudah berkali-kali mengusir calo dan porter liar masuk ke area Pabean Beacukai Bandara Kualanamu ini, tapi para calo dan porter liar dan orang-orang mengaku wartawan masih terus bebas gentayangan tanpa ada larangan dari petugas Bandara ini. Apa sebabnya tak jelas diketahui.Ironisnya para wartawan asli yang selama ini bertugas di Kualanamu malah mendapat hambatan dari petugas Bandara  memasuki area Pabean Beacukai maupun ke area kedatangan domestiknya. Para wartawan diwajibkan mendapatkan tanda ijin masuk berupa pas "Visitor". Sementara calo dan porter liar terlihat  tak ada memiliki tanda apapun bebas berkeliaran mencari mangsa di area Pabean Beacukai Bandara kebanggaan warga Sumut ini. Apa sebabnya tak jelas diketahui. (A15/f)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Rico Waas Tekankan Sinergi Tripartit untuk Perkuat Iklim Investasi dan Lapangan Kerja

Medan Sekitarnya

63 dari 100 Perkara di Palas Kasus Narkotika, Kejari: Dipicu Faktor Ekonomi

Medan Sekitarnya

Haris Muda Siregar Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI Medan 2026–2030

Medan Sekitarnya

Warga Desa Harenoro dan Sisarahililaza Sambut Baik Proyek Listrik Desa, Berikan Lahan dan Tenaga Gratis

Medan Sekitarnya

Boydo Panjaitan Bantah Aksi Tolak SE Wali Kota Bawa Simbol Agama

Medan Sekitarnya

MPKW Sumut-Aceh Gelar Perayaan Paskah 11 April 2026, Perkuat Kebangkitan Pendidikan Kristen