Pemerintah Benahi Sistem Transportasi Dukung Megapolitan Mebidangro

- Senin, 07 Desember 2015 10:53 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/12/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Pemerintah terus membenahi sistem transportasi untuk mendukung pengembangan wilayah aglomerasi Mebidangro (Medan-Binjai-Deliserdang dan Karo). Diantaranya menyediakan sistem transportasi yang lebih efektif, efisien dan terjangkau, serta menyediakan sarana jalan tol.Hal itu disampaikan Plt Gubsu H T Erry Nuradi saat membuka Seminar Internasional Arsitektur, Teknologi dan Infrastruktur Perkotaan dan Pelatihan Sistem Transportasi Pintar Infrastruktur Perkotaan Mewujudkan Megapolitan Mebidangro Medan, Sabtu (5/12). “Kalau kita mau melihat daerah maju atau tidak, maka lihat saja sistem transportasi. Alhamdulillah untuk sarana dan prasarana jalan di kawasan ini terus dikembangkan,” kata Erry Nuradi.Dia menyebutkan jalan tol Medan-Binjai saat ini sudah mengalami progress yang cukup baik. “Diharapkan tahun 2016 beberapa sektor akan dibuka, yaitu sektor Megawati (Binjai), Diski dan Helvetia,” ujarnya.Demikian juga pembangunan tol Kuala Namu-Tebing Tinggi, kata dia, saat ini prosesnya terus berlanjut. Pada tahun 2017, tol Medan-Binjai akan terkoneksi ke seksi Tanjung Mulia, sehingga nantinya Binjai-Tebing Tinggi akan terkoneksi dengan jalan tol.Dia mengatakan, Mebidangro sebagai salah satu kawasan strategis nasional, pada Perpres Nomor 62 Tahun 2011, meliputi Medan, Binjai, Deliserdang dan sebagian Kabupaten Karo. Jumlah penduduk di kawasan ini cukup padat diperkirakan hampir separuh populasi Sumatera Utara berada di Mebidangro.  Pertumbuhan penduduk pada wilayah perkotaan tentunya memberi dampak positif bagi perkembangan wilayah pinggiran sebagai tempat tinggal komuter atau pelaku perjalanan ulang alik. Namun di sisi lain juga memerlukan penyediaan sarana transportasi yang meningkat setiap tahunnya.Besarnya potensi komuter di wilayah Mebidangro saat ini, lanjutnya, diperkirakan lebih dari 600 ribu orang per hari yang didominasi sepeda motor sebesar 56,6 persen, 19,3% mobil pribadi, angkutan umum 20,6% dan sisanya kendaraan lain. “Dengan melihat presentase ini tentu belum ideal, angkutan umum tentunya harus lebih dominan,” ujarnya.Erry menjelaskan, jumlah penduduk terus bertambah, berikut semakin padatnya arus pergerakan barang dan orang. “Berdasarkan data Dispenda, satu hari ada 800 STNK baru di Sumut yang diterbitkan, sehingga satu tahun sekitar 200 ribu,” ujarnya.Karenanya, kata dia, pembangunan sistem transportasi sangat penting, dan dimasukkan secara khusus  dalam RPJM nasional 2015-2019. Rencananya penggunaan kendaraan umum lebih banyak dimana saat ini hanya 23% dan direncanakan pada tahun 2019 ditingkatkan menjadi 32%. “Tugas ini berat jika dibandingkan ruang fiscal pemerintah. Diharapkan ada sektor swasta yang bisa memberikan dukungan,” katanya.Dia mengatakan, berdasarkan kajian pada wilayah aglomerasi Mebidangro, penyiapan infrastruktur tidak bisa lagi dilaksanakan satu daerah secarah parsial atau sendiri-sendiri. Pemberian izin harus memperhatikan dampak sekitarnya dan arah pengembangan kota pada masa datang. “Kita tidak dapat lagi bertumpu pada angkutan kecil, kalau di Medan namanya angkot, dulu sudako. Kita sudah mulai berpikir dan merencanakan sistem transportasi yang terintegrasi baik secara fisik memadai, jadwal jelas dan tarif yang terjangkau,” bebernya. (A14/y)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Boydo Panjaitan Bantah Aksi Tolak SE Wali Kota Bawa Simbol Agama

Medan Sekitarnya

MPKW Sumut-Aceh Gelar Perayaan Paskah 11 April 2026, Perkuat Kebangkitan Pendidikan Kristen

Medan Sekitarnya

Hakim PT Sulteng Dipecat karena Selingkuh dengan Sesama Hakim

Medan Sekitarnya

Hakim PN Kraksaan Dipecat MKH karena Telantarkan Istri dan Anak

Medan Sekitarnya

PTTUN Medan Tolak Banding Eks Kades Paluh Kurau

Medan Sekitarnya

Kejari Serang Geledah Kantor Pertanahan 4,5 Jam, Sita Uang Rp200 Juta