Medan (SIB)- Ikrimah Hamidy anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara menyayangkan, kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi proyek Podomoro City. Hal ini disampaikannya dalam siaran pers kepada wartawan, Selasa (8/12/) di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara Jalan Imam Bonjol Medan.Seperti diberitakan pada Jumat malam, (4/12) yang lalu 3 pekerja dari PT Totalindo meninggal dunia di areal bangunan Podomoro City lantai 13 yang terletak di Jalan Putri Hijau/ Guru Patimpus Kecamatan Medan Barat.Menurut Ikrimah proyek Podomoro City harus lebih transparan dan taat hukum. Pihaknya juga akan mengunjungi lokasi Podomoro City untuk melihat langsung pekerja dan pembangunan, karena menurut berita yang beredar akses untuk wartawan masuk ke lokasi proyek sangat sulit. “Oleh sebab itu kita akan meninjau langsung,†ujarnya.Selain itu perlu adanya audit terhadap teknik konstruksi bangunan Podomoro apakah sudah sesuai dengan prosedur atau belum. “Saya mendesak Pemko Medan mengaudit semua perizinan yang ada kaitannya denga pembangunan Podomoro City,†ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut ini.Ikrimah mengaku turut prihatin atas kecelakaan kerja yang berulang-kali terjadi di lokasi proyek pembangunan Podomoro City. “Saya mendesak agar dilakukan audit terhadap pekerjanya serta fasilitas keamanan kerja,†ungkap politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.Ia juga menyampaikan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban dan berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. Menurut berita dibeberapa media pekerja yang meninggal dunia berasal dari Pulau Jawa. turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Dan berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. (DIK-AB/y)